oleh

Kepsek SMP Auponhia Dan Kepsek SDN Wainib Cari Kebenaran di DPRD

SANANA, Lintasmalut.net- Kepala SDN Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan Sulaiman Drakel, dan Kepala SMP Auponhia kecamatan mangoli selatan Arifin kaunar, mendatngi ruangan ketua komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula. Ilyas Yainahu kedatangan keduanya, atas panggilan Ketua Komisi II untuk mempertanggung jawabkan dugaan Pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Namun kedatang keduanya malah mempertanyakan atas laporan siapa ke DPRD, sehingga dipanggil, serta permintaan juknis dari Kemendikbud pun tidak dibwa malah kedunya ingin me cari kebenaran di depan ketua Komisi II DPRD.

Ketua komisi II DPRD Kepsul. Ilyas Yainahu, saat di temui jumat (21/12/2018) mengatakan, kami berikan surat panggilan ini agar hadir untuk berikan keterangan atas penyalagunaan KIP, serta memperlihatkan juknis dari kementrian, karna juknis ini dari kemendiknas lansung yang di berikan,”ujarnya.

“surat panggilan dari pihak Komisi ll agar bisa hadir dan memberikan keterangan yang positif yang diinginkan Wali Murid karena pada umumnya masyarakat keluhka atas KIP yang diberikan ke siswa, bukan datang mau melawan dan menanyakan kalo laporan ini dari siapa,”kata Ilyas.

Menurut Ilyas, terkait dengan pendistribusian kartu indonesia pintar, yang sudah kemarin di soal kan wali murid yang salah satunya di SDN Wainib Kecamatan sulabesi selatan, itu juga sama hal dengan SMP Auponhia, Kepsek datang hanya mau mencari kebenaran, sedangkan sesuai prosedur itu kedua kepsek ini sudah menyalahi aturan,”imbunya.

Terpisah “Wali murid SDN Wainib Halima Ulamakaapa dan Syahrudin Duwila” Di hadapan beberapa Pejabat Dinas Pendidikan di depan sekolah telah memberikan keterangan kalo kepsek ini dia cuman memberikan sebuah tas Boy, itu per siswa dan kami suru pulangkan,”ungkap mereka.

“kami dari pihak Wali Murid tidak pernah juga di undang sama pihak sekolah untuk membuat rapat terkait dengan KIP Milik Siswa ini, lalu pendistribusiannya itu dibuat sama kepsek tidak sesuai mekanisme, dengan perlakuan kepsek yang seperti ini kami dari Wali Murid berharap agar pihak terkait lihai dalam penanganan persialan ini,”pintanya.(mr.f)

Komentar