oleh

Ketua KNPI Malut Sebut OPD Harus Fokus Kinerja Berbasis Program Prioritas

-SOFIFI-214 views

SOFIFI – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara Surahman menyikapi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Malut yang mempersoalkan tidak adanya pemerataan anggaran di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dikatakan, Pemprov Malut harus tetap berpedoman pada penyusunan anggaran dengan pendekatan money follow program, dimana alokasi anggaran lebih berbasis pada program kegiatan sesuai petunjuk Permendagri sehingga tidak lagi menggunakan pendekatan money follow function.

“Dengan pendekatan ini maka besar kecilnya anggaran yang dialokasikan OPD sangat tergantung pada usulan programnya yang diharapkan pendekatan indikator sasaran yang jelas dan terukur sehingga dukungan anggaran memadai,” katanya kepada lintasmalut.co.id, Senin (10/2/2020).

Adapun OPD yang merasa bahwa terjadi pilih kasih. Kata Surahman, hal ini OPD harus mampu menjabarkan apa-apa saja yang menjadi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.

“Harus ada tingkat kesadaran masing-masing OPD untuk memahami perencanaan kurang lebih 5 tahun ke depan. Jika pola ini dibiarkan dimana adanya tendensius OPD yang merasa anggarannya kecil karena ada pilih kasih maka selamanya Maluku Utara akan berjalan di tempat,” tukasnya.

Mantan Dekan Fakultas Perikanan Unkhair ini menambahkan, adapun OPD yang menjadi leading sector yang termuat dalam RPJMD dan kemudian dialokasikan angarannya lebih besar maka seyogyanya saling mensuport demi kepentingan yang lebih luas.

“Karena persoalan pilih kasih ini telah dibantahkan oleh Sekprov Malut Samsudin A Kadir, maka DPD KNPI Malut berharap amanah yang telah di emban di setiap OPD benar-benar dijalankan dengan semangat etos kerja demi mewujudkan visi misi program pemerintah Maluku Utara lebih baik lagi,” harapnya. (Alan)

Komentar