oleh

KNPI Malut Desak Polres Halteng Usut Tuntas Kasus ‘Bakar Istri’ di Lelilef

HALTENG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara mendesak Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Tengah untuk mengusut tuntas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tanggah (KDRT). Seorang suami tega membakar istrinya hingga tewas di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah beberap waktu lalu.

Sekertaris DPD KNPI Malut, Asbar Senen mengemukakan, secara kelembagaan dirinya mendesak pihak penegak hukum dalam hal ini Polres Halteng agar segera dan secepatnya mengusut tuntas kasus KDRT tersebut.

“Kami meminta dan mendesak Polres Halteng agar secepatnya mengusut kasus ini hingga tuntas,” katanya kepada lintasmalut.co.id di Warkop Soccer, Kamis (14/10).

Baren sapaan akrab Asbar Senen meminta Kapolda Malut, Irjen Pol Rikwanto agar memerintahkan Kapolres Halteng untuk mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus ini.

“Kami menghormati proses penegakan hukum dan mendukung penuh kerja-kerja kepolisian dalam mengusut kasus. Untuk itu, kami meminta dan mendesak agar kasus tersebut secepatnya terungkap,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar pelakunya diberikan sanksi pidana seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. “Ini kejahatan yang luar biasa, kami mendesak agar pelakunya di berikan sanksi yang seberat-beratnya,” tandasnya.

Korban saat di rawat di RSUD Ternate hingga meninggal dunia

Sementara itu, Kapolres Halteng AKBP Nico A. Setiawan mengaku, pihaknya sudah mengamankan pelaku dan sudah diperiksa. “Saat ini pelaku sudah kita amankan dan sudah kita periksa,” akunya saat dikonfiemasi via telepon.

Kapolres juga menyebut, pihaknya juga masih mendalami motif kasus tersebut. “Sementara ini motifnya itu ceckok rumah tangga, pelaku kesal saja sama korban, cuma apakah dia sengaja atau tidak ini masih kita dalami,” pungkasnya.

Dilansir dari Fajarmalut. Sebelumnya, kasus ini terbongkar setelah keluarga korban mengunggah dugaan kasus KDRT suami terhadap istrinya di Medsos. Korban mengalami luka bakar dan sempat di larikan ke RSUD Ternate hingga tewas, korban merupakan warga Sulawesi Utara (Sulut) inisial NK alias Novelia umur 20 tahun.

Dugaan sementara korban di bakar sumainya yakni Fanly Stingky Pondaag menggunakan bensin. Informasi yang dihimpun Novelia tinggal bersama suaminya di Desa Lelilef Sawai lantaran suaminya bekerja di PT. IWIP (Red)

Komentar