oleh

KNPI Tak Mengeneralkan Jurnalis Penyebar Hoax Tapi Butuh Cermat Menulis, Bijak, Cerdas Membaca

TERNATE, Lintasmalut.net – Terkait berita yang dirilis lintasmalut.co.id edisi Kamis (13/12/2018) dengan judul berita KNPI Sebut Jurnalis Penyebar Berita Hoax, itu tidak sesuai pernyataan pada saat menyampaikan materi pada Diskusi Kebangsaan dengan Tema “semangat Kebangsaan mewujudkan Pemilu Damai 2019 Tanpa Hoax, ujaran kebencian” yang berlangsung di Coffe Borneo Rabu (12/12/2018)

Saya Firjal Usdek, selaku Narasumber mewakili Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate melakukan hak jawab berdasarkan Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999 dalam pasal 1, pasal 5, pasal 11, dan pasal 15

“bahwa judul berita yang ditulis oleh wartawan lintasmalut.co.id, tidak sesuai dengan pernyataan yang saya buat, pada Diskusi Kebangsan karena saya hanya Menjawab pertanyaan teman-teman Mahasiswa soal, “bagaimana mengenali hoax, saya menjawab bahwa hoax beredar secara cepat karena literasi kita masih lemah. Maka selain masyarakat, jurnalis pun rentan menyebar hoax jika tidak melakukan verifikasi fakta dan data secara valid,”jelas Firjal Usdek.

Selain itu katanya, saya menyebut kita semua butuh mengasah pengetahuan membaca agar tidak mudah menyebar berita dan menulis berita hoax. Tanpa pengetahuan yang cukup, kita tidak bisa mengenal berita hoax. Maka, jurnalis pun rentan menyebar hoax.

Menurut Firajal, bahwa tanggapan dari saudara Mahmud yang juga berprofesi sebagai Jurnalis pada Diskusi Kebangsaan tersebut, di akhir acara itu tidak salah.

Namun saya sempat menunggu setengah jam untuk dimintai langsung pernyataan dari saudara Mahmud di akhir acara tapi dia tidak menghampiri saya. Padahal saya masih enak mengobrol dengan teman-teman Jjrnalis TV, dan Jurnalis atau wartawan online lainya,”jawab Firjal.(rdx)

Komentar