oleh

Kodim Tobelo Terima Dua Pucuk Senjata Api Rakitan Dari Warga

Warga Kao Teluk Saat Menyerahkan Dua Pucuk Senjata Api Laras Panjang Jenis M.16 Kepada Sertu Lukman Salam Rabu 23/1/2019

TOBELO, Lintasmalut.net – Personel Unit Intel Kodim 1508/Tobelo Sertu Lukman Salam menerima penyerahan dua pucuk senjata api (senpi) rakitan laras Panjang dari warga Kecamatan Kao Teluk Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Rabu (23/01/2019).

Informasi adanya kepemilikan senpi ini berawal dari informasi masyarakat setempat terkait salah warga Desa di wilayah Kecamatan Kao Teluk membawah Senjata Api ke Hutan untuk berburu,”ujar Sertu Lukman Salam kepada Media.

Berbekal dengan informasi tersebut, kata Sertu Lukman Salam, pihaknya, langsung melakukan Pendalaman ke beberapa warga dan diperoleh titik terang terkait dengan warga yang di maksud tersebut.

Selanjutnya, kata Sertu Lukman Salam “rutin bersilahturahmi ke rumah yang bersangkutan dan menyampaikan bahaya pemilikan Senjata Api oleh warga, serta meminta bantu apabila mengetahui ada warga yang menyimpan Senjata Api agar di laporkan,”katanya.

Dua Pucuk Senjata Api Rakitan Jenis M.16

“Setelah rutin melaksanakan silaturahmi di rumah warga tersebut, yang bersangkutan menyampaikan, bahwa akan menyerahkan dua pucuk Senjata Api rakitan laras panjang yang dimilikinya,” ujar Sertu Lukman.

Sementara Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto saat dikonfirmasi Media ini, mengatakan, Senpi yang diserahkan masyarakat merupakan senjata yang biasa digunakan untuk berburu binatang di hutan,”tutur Letkol Kav Tri Sugiarto.

Dandim Tobelo, Letkol Tri Sugiarto, mengimbau kepada masyarakat pemilik Senpi, agar menyerahkannya kepada aparat keamanan untuk menghindari penyalahgunaan senjata tersebut”, ujarnya.

Sambung Dandim, Sikap pemilik senpi yang menyerahkan sendiri senpi miliknya itu merupakan contoh yang baik, “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang telah menyerahkan senpi rakitan secara ikhlas atau sukarela kepada TNI,” katanya. (WYU-1508/rdx)

Komentar