oleh

Komisi I DPRD Halsel Desak Satgas Covid-19 Ambil Langka Soal TKA Asal Cina

LABUHA – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan mendesak tim Satgas Covid-19 Halsel mengambil langka tegas terkait masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina di Kawasi, Kecamatan Obi.

Sekertaris Komisi I DPRD Halsel, Sagaf H. Taha mempertanyakan fungsi kontrol Satgas Covid-19 Halsel sehingga TKA tersebut masuk dengan leluasa.

“Dimana kontrol satgas Covid-19 Halmahera Selatan sehingga para TKA bisa dengan leluasa masuk ke Desa Kawasi,” kata kepada lintasmalut.co.id, Senin (13/4/2020).

Ia juga meminta Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba sebagai penanggung jawab tim Satgas Covid-19 untuk mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang memfasilitasi masuknya TKA.

“Pak Gubernur agar mengambil langkah tegas terhadap pihak yang memfasilitasi masuknya TKA secara ilegal ke Desa Kawasi,” ujarnya.

Politisi partai Golkar ini menyebut, jika benar pihak perusahan yang memfasilitasi masuknya TKA, maka perusahan harus diberikan sanksi.

“Karena dengan sengaja melanggar surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor : M/l/HK.04/11/2020 tentang pencegahan masuknya TKA Tiongkok/China ke Indonesia dalam rangka pecegahan wabah penyakit yang diakibatkan oleh virus corona,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halsel, Fahri Nahar mengatakan, belum bisa memastikan berapa jumlah TKA yang tiba di Desa Kawasi dan pihaknya juga sudah bentuk tim.

“Kita belum bisa pastikan berapa jumlah TKA yang tiba di Obi, dan saat ini tim kita sudah berada di Lokasi untuk memastikan kebenaran mereka, jadi kita tunggu saja informasi dari tim di lapangan,” pungkasnya. (BR)

Komentar