oleh

KPU Halteng Gelar Evaluasi Kampanye

WEDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), selasa kemrain, Mengelar evaluasi kampanye pemilihan legislatif (Pileg), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Di aula kantor KPUD.

Ketua KPUD Halteng, Bahri Hasbullah mengatakan, kegiatan rapat ini merupakan amanat dalam surat edaran KPU.

“Jadi, adanya surat edaran ini mengamanatkan kita untuk melakukan rapat ini. Agar dapat mengevaluasi dari fasilitasi kampanye, pelaksanaan pemilu umum serentak yang telah kita laksanakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan, kegiatan tersebut membahas yang berhubungan dengan fasilitasi kampanye diantaranya, pemanfaatan alat peraga dan muatan kampanye, untuk perbaikan kegiatan kampanye pada Pemilu mendatang.

Dalam evaluasi tersebut, mekanisme pemasangan baliho berupa alat peraga kampanye (APK) bagi para peserta Pemilu menjadi hal yang paling disoroti. Karena, pelarangan untuk memasang APK di jalur protokol dianggap merugikan peserta pemilu 2019.

“Pada prinsipnya, peserta pemilu mau aturan yang seluas-luaskan kepada meraka. Namun, ada pertimbangang khusus yang dilakukan oleh KPUD Halteng,”ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk membedakan APK yang disiapkan bagi KPUD dan bagi peserta pemilu pastinya memiliki perbendaan. Sebab, ketika tidak ada logo KPUD dari baliho yang sudah disiapkan maka akan sama dengan para peserta pemilu.

“Pastinya kalau ada logo yang dicantumkan, maka disitu kita ada perbedaan antara KPUD dan peserta pemiluh,” terangnya.

Selain itu, KPUD pada Senin (29/07/2019) kemarin telah memasukan hasil pleno ke pemda yang ditunjuhkan kepada Gubernur, melalui tembusan Bupati, karena dari 20 anggota DPRD terpilih tersebut siap dilantikan.

“Berdasarkan PKPU nomor 5 tahun 2019 lima anggota KPUD menyerahkan ke Wakil Bupati, Abdulrahim Odeyani untuk menyerahkan ke gubernur,” ucapnya. (Nh)

Komentar