oleh

Kunjungi Sanana SEKMEN PPPA Pantau P2TPA

SANANA, Lintasmalut.net – Sekertaris Mentri (sesmen) Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) RI Bribudiarta Nur kunjungi ke kabupaten kepulauan Sula (Kepsul) dalam kunjungannya memantau Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA bersama Bupati Kepsul Hendrata Theas

Hasil pantauannya Bribudiarta Nur mengaku mendapat data dari P2TPA sebanyak 7 orang yang ditangani P2TPA
” P2TPA di Sanan saya mendapatkan data yang masuk semuanya ada 7, satu laki-laki dan 6 perempuan di Tahun 2018″ujar Sesmen PPPA Bribudirta Nur kepada wartawan selasa (11/12/2018)

“semua kasus sudah ditangani, bahkan ada yang sudah p21, jadi menurut saya aparatur hukum dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul sudah mengambil langkah-langkah yang tepat dan tegas menyelesaikan seperti yang di amanatkan Undang-Undang anak maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) “ujarnya.

Menurutnya, dalam pelayanan P2TPA yang paling penting mencegahan, kalau sudah terjadi kekerasan seperti itu tentunya sangat menyakitkan sulit untuk perempuan dan anak karna itu upaya mencegah itu menjadi jauh lebih baik”jelas Nur.

Dia berharap kedepan agar tetap terjaga, “saya melihat sudah begitu banyak yang di lakukan oleh Pemda mulai pencegahan-pencegahan yang dilakukan pada khususnya tempat bermain, kemudian ruang terbuka hijau, dimana anak-anak bisa menghabiskan waktu yang lebih baik,”harapnya

Selain itu kata Nur, Dinas terkait perlu melengkapi berbagai macam pengetahuan, misalnya bagaimana anak-anak bisa mampuh melindungi dirinya, mereka ngerti apa yang boleh di nikmati dan boleh dilihat oleh orang lain terhadap tubuhnya boleh di sentuh tapi yang bagimana,”jelas Nur.

“hal ini anak-anak mampu menghindar, selain itu orang tua harus diajarkan menjadi orang tua yang baik, saya lihat sudah mulai membaik tinggal bagimana kontennya perlu kita perkuat bersama, terkait dengan Kepulauan Sula swbagai Kota layak anak tentunya harus di dorong agar lebih baik, supaya setiap masalah kita harus mampu merespon setiap permasalahan terkait dengan anak terus berkembang,”ungkap Nur.

Lanjut Nur, karna ini akan terus berkembang, mulai penggunaan Media Sosial, Internet, dan segala macam bisa jadi pedang bermata dua, bisa jadi positif asal anak-anak itu bisa di dampingi penggunaannya relawan tapi bisa lebih dari hal yang berbahaya, nah untuk menerus keseimbangan anak secara terus menerus,”jelas (mr.f)

Komentar