oleh

Lakukan Penipuan Ketua DPW Partai Berkarya Malut Dipolisikan

Sekretaris DPW Partai Berkarya Malut. Arief Armain

TIDORE, Lintasmalut.net – Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Maluku Utara Risno Mukaram harus berurusan dengan Polisi.

Risno dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Maluku uatara (Malut) karena telah menipu Dr Hengky Giamto Khosuma, senilai Rp, 66,5 juta, modus yang dilakukan Risno, dengan cara meminjam uang senilai Rp 66,5 juta di Dr Hengky, untuk kepentingan Partai Berkarya setelah dipinjamkan namun menjelang beberapa lama uang tersebut tak kunjung dikembalikan.

Balakang diketahui uang pijaman itu bukan untuk Partai Berkarya melainkan uang pijaman itu untuk kepentingan dirinya sendiri, karena pohak sekretaris dan bendahara Partai Berkarya pun tidak mengetahui atas pinjaman tersebut.

Kuasa hukum Dr Hengky Giamto Khosuma, Roslan ketika di temui media mengatakan, Risno Mukaram telah resmi dilaporkan ke Reskrimum Polda Malut, karena menipu klain kami, atas pinjamannya yang tidak diketahui Sekretaris dan bendahara Partai Berkara sementara yang bersangkutan juga tidak banyak alasan ketiga ditagih,”jelas Roslan.

Hal ini dibenarkan Sekretaris DPW Partai Berkarya, Arief Armain ketika dihubungi via Hand Phone, mengatakan memang benar pijaman Ketua DPW Partai Berkarya Risno Mukaram bukan untuk kepentingan Partai,

“bukan hanya Dr Hengky, namun masi ada beberapa orang lagi yang menjadi korban, saat para Caleg mendaftar di Partai Berkarya, hanya saja dia tidak sebut satu persatu, hanya Dr Hengky yang dia sebutkan karna nilainya besar, Rp 66,5 juta, dan itu semua ada buktinya, berupa tanda bukti pengiriman,”ungkap Arief.

Arief juga menyebutkan, bahwa Risno Mukaram menjabat Ketua DPW Partai Berkarya, dinilai, tidak mampu menjalankan Amanat partai yang suda tertuang dalam Anggara Dasar(AD) dan Anggaran Rumah Tangga(ART) yang sudah menjadi landasan hukum partai.

“sistem sebuah partai atau organisasi. Seharusnya semua pengurus didalam struktur tersebut diaktifkan atau bekerja sama antara ketua, sekertaris dan bendahara, bukan ketua jalan sendiri,”ujarnya.

Rasa kesal juga disampaikan beberapa ketua-ketua DPD kemarin, sabtu 29-12-2018 di Kedai Kaffe Yuyun pada Media ini. di antaranya ketua DPD Kepsul dan ketua DPD Morotai.

“sampai saat ini kami masing-masing pengurus dan Caleg dari DPR Kabupaten/Kota hingga Provinsi, kami belum saling mengenal satu sama lain, karna Ketua Wilayah Risno Mukaram tidak paham mekanisme Partai atau organisasi, sehingga Program Partai tidak jalan sesuai amanat DPP Partai Berkarya.(uh)

Komentar