oleh

Latihan SAR Daerah Basarnas Ternate Resmi Ditutup

TERNATE – Latihan SAR Daerah 2020 yang digelar kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate resmi ditutup.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai hari Rabu hingga Kamis (8/10) dini hari resmi di tutup oleh Walikota Ternate Burhan Abdurrahman di Landmark dan hadiri para pejabat dari TNI/Polri serta Forkompinda Maluku Utara maupun Kota Ternate.

Dalam sambutanya, Walikota mengapresiasi dan terimakasih kepada Kantor Pencarian Dan Pertolongan (BASARNAS) Ternate yang telah melaksanakan kegiatan Latihan SAR Daerah ini.

Menurutnya, setelah pelaksanaan kegiatan ini para peserta yang terdiri dari potensi SAR maupun masyarakat dapat memformulasikan materi yang akan diberikan oleh para nara sumber dan berbagi ilmu pengetahuan sehingga mampu menambah dan memperkaya ilmu dalam bidang pencarian dan pertolongan.

“Apa yang telah diformulasikan selama mengikuti kegitatan ini tidak sia-sia, dan yang terpenting dari semua itu adalah bahwa mulai saat ini kalian telah menjadi asset potensi SAR yang berharga di wilayah kerja Propinsi Maluku Utara khususnya Ternate,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah menuturkan, pelaksanaan Latihan SAR Daerah dilaksanakan yaitu hari pertama bertempat di kantor Basarnas Ternate dengan agenda pembukaan dan pemberian materi kepada para peserta oleh narasumber dan instruktur, dan dihari kedua pelaksanaan simulasi kecelakaan kapal yang bertempat di Landmark Kota Ternate.

“Para peserta melakukan praktek mengenal serta penanganan korban pada saat terjadi kecelakaan pelayaran, peserta yang mengikuti kegiatan Latihan ini berjumlah sebanyak 25 orang yang terdiri dari TNI/Polri serta sejumlah instansi yang ada di maluku utara dan pelaku masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tema dalam Latihan SAR Daerah 2020 kali ini adalah “Melalui Latihan SAR Daerah Mari Kita Tingkatkan Sinergitas Basarnas dan Potensi SAR, Tingkatkan Standar Ketrampilan dan Pengetahuan SAR, dan Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pelayanan Jasa SAR Dengan Berorientasi Pada Prosedur Operasi SAR Dan Protokol Covid-19 “. (Red)

Komentar