oleh

LBH Justice Halsel Kecam Oknum HO PT Harita Group

LABUHA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justice Indonesia cabang Halmahera Selatan (Halsel) mengecam oknum Hinder Ordonantie (HO) PT Harita Group.

Ketua LBH Justice Halsel, Ongky Nyong mengatakan, terkait dengan sejumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina yang datang ditengah pandemic Covid-19 di Desa Kawasi, Kecamatan Obi adalah pemicu bentuk pelanggaran hukum.

“Kita tahu bersama bahwa sejak tanggal 2 April 2020 secara resmi diberlakukan Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang larangan masuk dan keluarnya TKA di Indonesia dan yang lebih ditegaskan lagi pada pasal 8 Ayat (1) dan (2) bahwa sejak diberlakukan peraturan ini maka Permenkumhan nomor 7 tahun 2020 dan Permenkumham Nomor 8 Tahun 2020 tentang pemberian visa dan ijin dinyatakan tidak berlaku,” katanya kepada lintasmalut.co.id, Selasa (14/4/2020).

Ongky menegaskan, seolah ini jadi tontonan bagi kedatangan TKA yang saat ini berada di Kawasi, dan itu membuat tenaga kerja lokal bahkan warga Desa Kawasi menjadi Resah, sehingga LBH Justice Indonesia cabang Halsel mengecam keras atas tindakan oknum HO PT Harita Group yang mengijinkan TKA itu masuk di Kawasi.

“Kami mengecam keras tindakan oknum HO yang mengijinkan para TKA ini masuk ke Obi Kawasi, dan kami juga meminta kepada Pemda agar menindak tegas oknum HO dan para TKA tersebut,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, sebanyak 48 TKA yang masuk di Kawasi Obi sejak Kamis (9/4/2020) pekan kemarin. Mereka datang melalui pelabuhan Bitung dengan menggunakan Kapal Budi Mulya. (BR)

Komentar