oleh

Mahasiswa Unipas Desak Pemda dan DPRD Morotai Selesaikan Krisis Air Bersih

DARUBA – Puluhan mahasiswa Universitas Pasifik (Unipas) Morotai yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (Gamhas) lakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Morotai, Senin (14/10).

Dalam aksi tersebut massa mendesak Pemda dan DPRD Morotai agar segera tuntaskan masalah air bersih yang ada di Desa Tiley dan Usbar, Kecamatan Morotai Selatan Barat.

Koordinator Lapangan (Korlap), Janhendrik Panelada mengatakan, aksi ini dilakukan dalam rangka menuntut Pemkab dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Morotai untuk segera memperbaiki pelayanan air bersih. Khususnya masalah air bersih yang berada di Kecamatan Morotai Selatan Barat.

“Pemda sudah seharusnya memberikan perhatian lebih terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya terkait pelayanan air bersih,” teriakJanhendrik dalam orasinya.

Menurut Jhan sapaan akrab Janhendrik Panelada, sarana dan prasarana yang disiapkan dalam rangka untuk menjawab tugas funsional perangkat Pemda haruslah diuji.

“Persoalan air bersih di beberapa desa di kecamatan morotai selatan barat adalah tanggungjawab Pemda dan wajib di perhatikan,” ungkapnya.

Ismit Simuda salah satu orator menyampaikan, Pemda Morotai semestinya tidak melarut larutkan masalah air bersih, karena ketergantungan masyarakat terhadap air terbilang sangat wajib.

“Berdasarkan temuan kami dilapangan tentang air bersih yang terkesan dibiarkan seperti yang terjadi di kecamatan morotai selatan barat tepatnya di desa tiley dan desa usbar ini dapat memicu persoalan di berbagai aspek sosial ekonomi dan kultur,” cetusnya.

Sulfia Dagali juga menambahkan, krisis air menjadikan waktu kerja berubah dan terkesan menjadi lama. Hal ini berdampak kepada kaum perempuan, karena mendapatkan tugas ganda yang lebih berat.

“Krisis air bersih bukan saja berdampak pada kesehatan dan pekerjaan petani saja melainkan juga berdampak pada pola kehidupan yang berubah yakni terdapat pengandaan pekerjaan bagi perempuaan,” tutupnya.

Untuk diketahui, hasil koordinasi yang dilakukan pasca aksi. Rencananya Selasa (15/10) besok akan dilakukan hearing antara Gamhas bersama DPRD dan pihak PDAM di kantor DPRD. (Fik)

Komentar