oleh

Merlisa Berharap PDI-P dan Golkar Koalisi di Pilwalko Ternate

-POLITIK-418 views

TERNATE – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Ternate, Marlisa Marsaoly berharap Partai Golkar bisa berkoalisi dengan Partai PDI-P untuk mengusung dirinya bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwalko) Ternate mendatang.

mantan Ketua DPRD Kota Ternate ini mengatakan, saat ini dirinya sudah mengikuti mekanisme yang di ajukan oleh Partai Golkar tinggal bagaimana mekanisme selanjutnya dan tunggu perkembanganya.

“Untuk partai PDIP sendiri memilikii 3 kursi dan kami juga membutuhkan kursi dari partai Golkar yang saat ini mengantongi 3 kursi, sehingga bisa menjadi persyaratan bakal calon itu sendiri,” katanya kepada awak media usai fit and proper test yang di gelar DPD Partai Golkar di hotel Grand Dafam Bela Ternate, Kamis (16/1/2020).

Merlisa mengaku, untuk partai yang lain dirinya terus melakukan komunikasi politik dan tinggal internal partai yang di komunikasikan akan berikan rekomendasi.

“Untuk partai yang lain kami juga terus melakukan komunikasi politik, semua partai sudah saya lakukan komunikasi tinggal kembali ke internal partai tersebut yang nantinya memberikan rekomendasi kepada siapa,” akuhnya.

Politisi PDI-P ini juga berharap, PDI-P dan Partai Golkar bisa mengulang sejarah pada tahun 2009 – 2010 yang berkoalisi untuk mengusung Burhan Abdurahman dan Arifin Jafar.

“Saya berharap sejarah akan terulang kembali di 2009-2010 di mana partai Golkar dan PDIP berkoalisi dan mengusung Burhan Abdurahman dan Arifin Jafar sehingga terpilih sebagai walikota Ternate,” harapnya.

Terkait Visi – Misi. Lanjut Merlisa, untuk saat ini dirinya lebih fokus pada pembangunan seperti melakukan pemerataan pembangunan, karena untuk Kota Ternate sendiri dalam sektor pembangunan belum terjadi pemerataan. Contohnya, pembangunan lebih di fokuskan pada Ternate Tengah sehingga di wilayah lain terimarjinalkan seperti Batang Dua, Moti dan Hiri.

“Perkembangan ekonomi itu sendiri, wilayah yang berada di luar kota Ternate tidak mengalami perkembangan ini menjadi titik fokus program kedepan,” tukasnya.

Program kesehatan. Kata Merlisa, telah melakukan fokus pada pembangunan fasilitas Puskesmas seperti ruang perawatan yang terbatas, alat perawatan, dan tenaga medis yang masih kurang sehingga terjadi proses perawatan yang baik sehingga masyarakat merasa puas.

Untuk pertanian, Kota Ternate sendiri tidak terlalu menjadi prioritas dalam program karena Kota Ternate sendiri wilayah daratanya cukup sedikit sehingga menjadi kendala dalam sektor pertanian.

“Tetapi kami juga akan mendorong peningkatan pertani seperti Kepulauan Moti yang beberapa tahun kemarin melakukan panen bawang yang luar biasa, ini harus terus di kawal agar petani tidak putus asa. Disini peran pemerintah itu sangat penting,” ujarnya.

Ia menambah, salah satu masalah sosial menjadi prioritas dalam program yaitu persoalan anak jalan yang melakukan rutinitas setiap hari di wilayah pasar dan sekitarnya.

“Kedepan kami akan merumuskan satu program yang di mana bisa mengakomodir mereka agar tidak terjadi seperti sekarang. Apabila saya terpilih sebagai walikota Ternate,” pungkasnya. (Alan)

Komentar