oleh

Morotai, Taliabu dan Sula Absen di O2SN Tingkat Provinsi Malut

Sambutan Kabid SMA Dikbud Malut, Rustam Panjab (Foto:Yud/lintasmalut.co.id)

TERNATE – Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dipusatkan di Kota Ternate mulai dilaksanakan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut, Rustam Panjab mengatakan, setiap kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan minat dan bakat siswa-siswi akan menjadi perhatian Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami masih tetap eksis dalam memberikan dukungan kepada putra-putri terbaik Maluku Utara menuju ke tingkat nasional,”kata Rustam usai acara pembukaan di Hotel Muara Ternate, Kamis (1/8).

Rustam menjelaskan, O2SN merupakan ajang pembinaan peserta didik agar memiliki mental dan budi pekerti yang tangguh, sportif, bersahabat dan cinta tanah air.

“Melalui platform penguatan pendidikan karakter, O2SN sesungguhnya juga telah ikut menanamkan nilai-nilai The Olympism In Action, nilai-nilai pembangunan dunia yang lebih baik dan damai melalui olah raga,”jelasnya.

Peserta O2SN tingkat Provinsi. Kata Rustam, berjumlah 78 orang yang tergabung dalam 5 Cabang Olahraga (Cabor) yakni Karate, Pencak Silat, Atletik, Renang, dan Bulu Tangkis. Peserta berasal dari 7 Kabupaten/Kota, minus Kabupaten Taliabu, Kepulauan Sula, dan Morotai.

Ketidakhadiran tiga Kabupaten pada ajang bergengsi tingkat SMA ini karena faktor jarak akses transportasi. Meski disisi lain ada keterbatasan anggaran.

“Daerah yang jauh dari pusat kota memang agak sulit, Taliabu misalnya, kalau mau ke Ternate saja alternatif terburuk harus naik pesawat ke Luwuk, dari luwuk ke Makassar atau Manado baru tiba di Ternate, hal-hal ini yang kemudian menjadi tantangan tersendiri untuk kita di Maluku Utara,”ungkapnya.

Meski begitu. Kegiatan ini tetap berjalan, Rustam berharap seluruh peserta O2SN dapat mengeksplorasi kemampuan diri secara sportif dan profesional sehingga membawa nama baik daerahnya masing-masing.

“Peserta yang lolos tingkat Provinsi, akan mengikuti O2SN tingkat nasional di Banda Aceh mewakili Maluku Utara, kita akan bawah mereka di masing-masing Cabor ke tingkat nasional, tetapi dengan melewati proses seleksi yang ketat,” pungkasnya. (Alan)

Komentar