oleh

Napi dan Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Tobelo Siap ‘Nyoblos’

Kalapas Kelas IIB Tobelo Rizal Effendi, Saat Memberikan Arahan Kepada Warga Binaan dan Napi Untuk Memilih Sesuai Hati Nurani (Foto:Ny/Lintasmalut.net)

HALUT – Sebanyak 170 Narapidana (Napi) dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo siap menyuarakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April besok.

“176 Napi maupun warga binaan di lapas siap memilih dalam pemilu tahun 2019 ini,”kata Kapala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tobelo Rizal Effendi kepada Lintasmalut.net di ruang kerjanya, Selasa (16/04/2019).

Selain 176 Napi dan Warga Binaan kata Rizal, Lapas kelas IIB Tobelo juga menerima tambahan tahanan dari Polres Halmahera Utara (Halut) sebanyak 29 orang.

“Karena ada tambahan dari Polres Halut 29 orang, jadi total 205 orang yang memilih di Lapas pada esok hari,”akunya.

Rizal berharap, agar Napi dan Warga Binaan menggunakan hak pilihnya dengan baik dan menjaga ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

“Harapannya ke 205 orang ini memilih sesuai pilihan hati nurani masing-masing dan selalu aman,”harapnya.

Di sentil soal petugas Lapas yang terlibat politik praktis di dalam Lapas, dirinya menegaskan tidak segan-segan memberikan sangsi Pidana dan bahkan melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Bila kedapatan dan punya bukti bisa di pidana dan bahkan di PTDH, saya tegaskan anggota lapas harus menjunjung tinggi netralitas,”tegasnya.

Sekedar di ketahui, hingga berita ini di Publish, logistik Pemilu belum sampai di Lapas Kelas IIB Tobelo, dan pihak lapas masih berkordinasi dengan KPUD Halut. (Ny)

Komentar