oleh

Ngaku Anak Kadikjar Malut, Akun Facebook M Fadli Fadel Ancam Wartawan

-POPULER-453 views

TERNATE – Setelah pemberitaan terkait dengan masalah penyalagunaan kewenangan dengan melanggar Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 yang dilakukan oleh Kadikjar Provinsi Maluku Utara (Malut) Jafar Hamisi, salah seorang pengguna akun medsos Facebook atas nama M Fadli Fadel yang mengaku anak Kadikjar mengancam wartawan kepala perwakilan medianasional.id Malut Safrin Samsudin Gafar saat memposting berita dengan judul “Jafar Hamisi Diamkan Masalah Kepsek SMAN 29 Halsel” yang di bagikan ke grub FB Maluku Utara Bangkit pada, Jumat (15/11).

Akun FB itu mengatakan, janganlah memaksa dan memfitnah karena Plt Dikjar Malut Akan diangkat menjadi Dikjar definitif. “Jangan paksa bro,, fitnah sampe mampos situ tetap paitua definitif,” katanya.

Tak hanya itu, Fadli bahkan menyebut wartawan Safrin bodoh (fuma). Ia juga meminta kontak person Safrin dan menanyakan alamat wartawan.

Akun tersebut juga meminta agar dapat bertemu dengan Safrin dan akan mencari Safrin agar ditunjukan kalau Plt Kadikjar adalah orang tuanya, semua ini lantaran Safrin telah memposting berita tentang ayahnya dari awal hingga kini di medsos.

“Tong dua baku dapa nanti kita cari ngana supaya ngana tau Kadikjar itu kita p orang tua, kita tara terima nguni p postingan dari awal sampe ini jadi kita akan cari ngana, ngana tunggu aja,” tulis komentar akun tersebut dengan bahasa daerah yang tidak dirubah.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada Safrin bahwa postingan berita tersebut orang tuanya. Sehingga dia mengancam kepada Safrin dengan nada “Tunggu saja”.

“Ngana inga bae bae karena postingan itu menyangkut dia p orang tua jadi nga tunggu aja,” tulisnya lagi.

Akun itu juga menuturkan, akan membela mati matian karena Plt Dikjar adalah orang tuanya, sehingga ia berhak membela.

“Kita bela mati matian karena ini kita pe orang tua, bukan karena kepentingan kita. Tapi kadikjar maut kita p orang tua jadi berhak bela. Kita pe tamank tamank pers samua di malut ngana inga bae bae kita cari ngana,”tegasnya.

Dia juga meminta agar Safrin melaporkan ke polisi jika ini ancaman. “Silahkan lapor kalo ngana rasa ini ancaman, yang jelas kita cari ngana,” ungkap akun tersebut.

Jika mau mencarinya. Lanjut Fadli, dirinya berada di Kesbangpol Provinsi Malut, tetapi dengan ketegasan dia akan mencari Safrin.

“Kalau mau cari kita, kita di kesbangpol Provinsi jadi nga yang akan kita cari dulu,” tutupnya dalam komentar. (Alan)

Komentar