oleh

Padam Lampu Karena Gangguan Mesin dan Jaringan, Masyarakat Harap Bersabar

SANANA, Lintasmalut.net – Terkait dengan berita yang dirilis Media Lintas Malut, edisi sabtu (15/12/2018 dengan judul berita “Lampu Padam Tak Beraturan Kepala PLN Diduga Main BBM, “bahwa Kepala PLN Persero ranting Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula. Yhodi, mengklatifikasi/atau melakukan hak jawab mengacu pada Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999 dalam pasal 1, pasal 5, pasal 11, dan pasal 15 tentang hak jawab.

Kepala PLN Persero rantin Sanana Yhodi, mengatakan penyampaian permohonan maaf kepada masyarakat kabupaten kepulauan Sula (kepsul) lewat media ini (selasa /18/12 /2018)

“untuk PLN saat ini yang beroperasi cuman tiga unit dari lima mesin, jadi sedikit nyala sedikit mati, itu karna ada gangguan, sementara di PLN mengalami dua masalah yaitu gangguan jaringan dan ganguan mesin, jadi bukan kami alasanitu-itu saja tapi memang di PLN mengalami gangguan,”ujar Yhodi.

Menurut Yhidi, bahwa gangguan yang paling parah itu beberapa hari kemarin matinya sekitar enam kali itu karna tekanan olinya rendah, sehingga tegangan mesinnya drop makanya mesinnya dibebani sama jaringan yang dari lua. Kalu untuk gangguan jaringan yang saya temui ada kabel yang tersandar di trafes,”katanya.

Untuk seementara, kata Yhodi, gangguan tersebut dalam proses perbaikan “tadi saya cek sudah pemasangan pistong, kemungkinan dalam waktu tiga hari telah selesai dan kami usahakan lebih cepat lebih baik. mungkin empat hari kedepan listirk sudah normal.

Lanjutnya, “2019 pengadaan dua mesin dari Pusat, dan itu sudah ada lokasinya semuanya sudah di siapkan tinggal menunggu mesinnya, selain itu 2019 juga ada pembangunan Pembangkit Linstrik Tenaga Gas (PLTG),”tuturnya.

Yhodi pun berharap kepada masyarakyat agar lebih bersabar, karna padam lampu/mati lampu bukan keinginan kami dari pihak PLN, tapi kalu mati lampu yang seperti ini kami dari PLN yang merasa lebih setengah mati, maka kemungkinan dalam minggu ini lampunya sudah normal lagi,”tutup Yhodi.(mr.f)

Komentar