oleh

PB-HIPPMAMORO Sesali Putusan PN Tobelo Terkait Kasus YBSN

-HUKRIM-208 views

DARUBA – Kasus penistaan agama berkedok kampanye sosial yang dilakukan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) di Kabupaten Pulau Morotai tepatnya d pantai armidock, Desa Pandanga, Kecamatan Morotai Selatan pada tanggal 21 februari 2019 lalu telah memicu kemarahan umat muslim baik yang berada d pulau morotai maupun di provinsi maluku utara. Senin (9/9/2019)

didalam kegiatan yang berkedok kampanye sosial tersebut yang diketuai oleh gresia yakob dedana alias greis telah melanggar aturan hidup dalam berbangsa dan bernegara dengan melakukan pelanggaran hukum yaitu melibatkan peserta dalam kegiatan tersebut yakni sekitar 500 siswa-siswi muslim yang terdiri dari tingkat SD, SMP dan SMA di pulau morotai.

kasus yang kemudian ditangani oleh Pengadilan Negeri Tobelo dan terdakwa Gresia Yakob selaku ketua YBSN di putuskan bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tobelo, melalui sidang lanjutan perkara dengan nomor:57/Pid.B/2019/PN.Tobelo. Pada hari senin tanggal 2 september 2019.

Padahal majelis hakim meyampaikan bahwa dari fakta dan bukti yang terungkap dari persidangan sebelumnya telah membuktikan dan bersalah Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) melakukan tindak pidana melanggar unsur-unsur Pasal 156a KUHP yakni barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat indonesia. dan Pasal 376 KUHP yakni penipuan dan pemalsuan.

didalam keputusan majelis hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan, akan tetapi bukan merupakan perbuatan tindak pidana.

putusan majelis hakim akhirnya mendapat sorotan dari berbagai elemen, salah satunya datang dari PB – HIPPMAMORO

Sekertaris Hippmamoro, Rijal Popa, mengakui bahwa keputusan pengadilan tobelo sangat disesalkan dan mengecewakan bagi PB-HIPPMAMORO dan umat muslim baik yang berada di morotai, maluku utara maupun seluruh indonesia.

“Dari fakta dan bukti-bukti yang disajikan dalam persidangan sudah memenuhi unsur tindak pidana akan tetapi majelis hakim tidak bisa memutuskan berdasarkan fakta dan bukti yang ada” sembur rijal

Rijal juga menyampaikan bahwa PB-HIPPMAMORO sangat mengutuk putusan tersebut dan akan menggugat hasil putusan tersebut.

“atas nama institusi Pengurus Besar Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (PB-HIPPMAMORO) Mengutuk dan akan menggugat terkait hasil Putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) tobelo dan mendesak kepada Kejaksaan negeri Pulau Morotai dalam hal ini jaksa penuntut agar keputusan bebas kasus terdakwa YBSN di Pengadilan Negeri Tobelo segera melakukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Maluku Utara,” tutup Rijal. (fik)

Komentar