oleh

Peduli Sampah, Bupati Pulau Taliabu Resmikan TPA Ratahaya

RATAHAYA, Lintasmalut.net – Bupati Pulau Taliabu,  Hi. Aliong Mus meresmikan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Minggu (2/12/2018). TPA Sampah Desa Ratahayaa ini menggunakan System Sanitary Landfill, dimana sampah yang dibuang ditumpuk ke satu lokasi cekung yang. Lalu, sampah sampah tersebut dipadatkan dengan cara menutupinya dengan tanah.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan LH, Arwin Tamimi, menilai, system tersebut dirasa mampu menghilangkan polusi udara, serta dampak lingkungan akibat sampah.“Sistem sanitary landfill atau sarana pengurugan atau penimbunan sampah ke lingkungan yang disiapkan dan dioperasikan secara sistematis, mampu menekan dampak lingkungan,” ujarnya.

Selain mengantisipasi dampak sampah terhadap tanah, Air, udara dan Manusia, pengelolahan sampah system Sanitary Landfill diharapkan juga menghasilkan gas metan yang menjadi energy alternative. Seperti yang diketahui Proyek pembangunan pengolahan sampah tersebut menelan dana sekiar Rp 20 Miliar dari Pemerintah Pusat di lahan seluas 6 hektar. Namun, baru 0,97 hektar yang dipergunakan dan terletak di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hi. Aliong Mus juga merespon Indonesia Bebas Sampah untuk beberapa tahun kedepan. “Dengan adanya TPA Sampah Ratahaya ini, Pulau Taliabu sudah siap menyambut Indonesia Bebas Sampah 2020 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuat sampah sembarangan. “Selama ini kita masih menganggap biasa terhadap kerusakan lingkungan, bahkan di daerah kita sampah berserakan masih dianggap biasa,” jelasnya.

Saat ini TPA Sampah Ratahaya, sudah dikelola dengan sistem sanitary landfill. Pengelolaan dengan sistem tersebut dinilai akan mengurangi bau menyengat yang akan dirasakan warga sekitar. (Acn)

Komentar