oleh

Pelayanan Cuci Darah Dikeluhkan

TERNATE , LM – Banyak pasien gagal ginjal mengeluhkan pelayanan //hemodialisa// (cuci darah red) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoiri. Pasalnya, pasien yang harusnya dalam sepekan dua kali cuci darah hanya bisa dilayani sekali saja.

“ Katanya ada kekurangan alat, jadi kami dibatasi dalam seminggu satu kali saja cuci darah, pada hal harus dua kali,” keluh salah satu pasien yang enggan namanya dikorbankan, Sabtu (3/11).

Karena pembatasan itu, dia mengaku ada sejumlah pasien yang terpaksa harus keluar Ternate untuk melakukan cuci darah.

“Kami sangat kesulitan dengan batasan ini, karena kami harus ke luar. Ada satu pasien bahkan meninggal dunia saat menjalani cuci darah di luar Ternate,” bebernya.

Salah satu tenaga kesehatan yang bertugas di ruang Hemodialisis RSUD Chasan Bosoiere Sugi mengaku, pembatasan cuci darah dalam sepakan hanya sekali dilakukan karena stok alat cuci darah terbatas. Karena itu, pasien menjalani cuci darah di luar Ternate, karena stok alat tersebut tidak ada di rumah sakit lain di Maluku Utara. Alat tersebut harus  dipesan ke Surabaya.

 “ Tapi sekarang alat yang kami pesan di Surabaya suda ada. Jadi jadwal cuci darah telah normal satu pekan dua kali dan sekarang pasien yang cuci darah di luar sudah kembali di RSUD,” akunya.

Sumber : Malut Post

 

Komentar