oleh

Pembangunan Mesjid Al Mubarak Desa Maluli Butuh Perhatian Pemda Taliabu

Imam Mesjid Al Mubarak Desa Maluli La Gampi (Foto:As/Lintasmaut.net)

BOBONG – Warga Desa Maluli Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara (Malut) akhir – akhir ini terpaksa berbagi pekerjaan setiap hari secara bergantian untuk menyelesaikan pembangunan Mesjid Al Mubarak.

Hal ini di lakukan karena mengejar waktu sebelum tiba Bulan Suci Ramadhan yang terhitung tinggal beberapa minggu lagi.

Imam Mesjid Al Mubarak La Gampi mengatakan, sebelumnya pekerjaan rehab (Masjid Al Mubarak/red) hanya di kerjakan sekali per minggu, mengingat Bulan Suci Ramadhan sudah hampir tiba, Pemerintah Desa dan pihak Mesjid menjadwalkan pekerjaan rehab dilakukan setiap hari.

“Yang lalu itu cuma perminggu, sekarang kita sudah bagi setiap hari tiga RT mengingat Bulan Puasa juga sudah dekat,”Katanya kepada lintasmaut.net minggu (31/3/2019) kemarin.

Pembangunan rehab Mesjid ini katanya, di lakukaan berdasarkan anggaran swadaya masyarakat sehingga proses pekerjaan sering terlambat karena sumber dana yang sangat terbatas.

Sementara Kepala Desa La Safi menjelaskan, pembangunan rehab Mesjid saat ini memang dilakukan berdasarkan swadaya masyarakat, sebelumnya mendapatkan bantuan dari Pemda Taliabu di tahun 2017 sebesar Rp. 100.000.000 (Seratus Juta) lebih namun 2018 hingga 2019 ini belum mendapatkan bantuan.

“Terkait peningkatan pembangunan Mesjid ini kami bersama panitia pembangunan Mesjid sudah berulang kali ajukan proposal kepada Pemda Taliabu dan sejauh ini belum dapat,” Ujarnya.

“Kami hanya bisa berharap agar peningkatan pembangunan Masjid di Desa Maluli juga mendapat perhatian dari Pemda,”Harapnya. (As)

Komentar