oleh

Pemda Halbar Gelar Launching Program Bansos BPNT, Lansia, Disabilitas dan TASA

JAILOLO – Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) gelar Launching program Bantuan Sosial (Bansos) dari Kemensos berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Lanjut Usia (Lansia), Disabilitas, dan Tabungan Sosial Anak (TASA) di Gedung Loka Bina Karya (LBK) Desa Hoku-hoku, Rabu (20/11).

Turut hadir Bupati Danny Missy, Kepala BNI Kcp Jailolo Rahmawati Abdulllah, Pimpinan SKPD, Tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdiri dari Lansia, Anak-anak, Penyandang Disabilitas, dan penerima BPNT.

Kadis Sosial Samsuri mengatakan, untuk Bansos di Halbar disalurkan melalui Bank BNI. “Sangat luar biasa karena pihak BNI merespon baik serta mensupport Pemkab Halbar dalam menyalurkan bantuan kepada KPM. Untuk bantuan ini sendiri sudah disediakan beberpa E-warung dari pihak BNI,” katanya.

Halbar mendapatkan bantuan untuk ketgori Lansia sebanyak 530 KPM yang tersebar di Kecamatan Jailolo, Sahu, Ibu, dan Tabaru dengan jumlah anggaran sebesar Rp 388.800.000, sementara TASA terdiri dari SD dan SMP sebanyak 230 dengan anggaran sebesar Rp 230.000.000, untuk Bantuan BPNT sebanyak 8.473 KPM dengan anggaran sebesar Rp 231.442.000, dan Disabilitas sebanyak 50 orang anggaran sebesar Rp 180.000.000.

Disela-sela acara launching. Bupati Danny didamping Kepala BNI Kcp Jailolo memberikan bantuan secara simbolis kepada KPM dari 4 kategori tersebut dan mendemonstrasikan cara penggunaan ATM menggunakan mesin EDC.

Bupati Danny menyatakan, dengan adanya kerjasama pihak BNI yang merupakan penyedia E-warung ini mempermudah KPM dalam mengambil bantuan yang diberikan.

“Bantuannya berupa buku tabungan dan ATM, jadi apabila KPM ingin mengambil bantuan tersebut langsung saja ke E-warung terdekat dan menggesekan ATMnya ke mesin EDC, bantuan yang diberikan e-warung berupa beras dan telur,” katanya usai berikan bantuan secara simbolis.

Bupati mengaku, Kabupaten Halbar merupakan KPM terbanyak di Maluku Utara dalam menerima program Bansos yang merupakan program usulan Presiden Jokowidodo.

“Tim TKSK dan para Kades data yang dimasukkan saya harapkan sesuai dan terstruktur karena ini nantinya akan di kroscek oleh pihak Kementrian,” imbuhnya.

Bupati menambahkan, selain dari 4 kategori Bansos. Halbar juga mendapat bantuan berupa PKH dan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) sebanyak 40 unit.

“Saya akan terus mengawal setiap program dari kementrian yang dapat menurunkan angka kemiskinan di Halbar, sehingga angka kemiskinan di Halbar akan berangsur-angsur menurun,” pungkasnya. (BAF)

Komentar