oleh

Pemdes Ngofakiaha Diminta Kembalikan Dana Comdev Rp 350 juta

TOBELO – Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Front Peduli Masyarakat Desa Ngofakiaha kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara, melakukan aksi menyikapi kebijakan Pemerintah Desa (Pemdes) desa Ngofakiaha dalam pengelolaan dana Commodity Development Comdev, Dana Desa (DD) tahun 2018 dan 2019.

Aksi yang dilaksanakan di kantor desa Ngofakiaha itu, dikoordinir oleh Isra Latif,  Selasa (30/07).

Mereka membawa spanduk bertuliskan Kembalikan uang masyarakat Rp 350 juta yang dipasang didepan kantor desa.

Selain itu, mereka juga mengungkapkan dugaan pemalsuan tanda tangan bendahara desa yang dilakukan oleh Kades Ngofakiaha, Fahri Yamin dalam mencairkan uang dana desa di salah satu bank tahun 2018 lalu.

Kordinator aksi, Isra Latif mengatakan penyaluran dana Comdev dari PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM) ke masyarakat senilai Rp 350 juta tidak melalui kesepakatan musyawarah terkait dengan pembagian pos pada program yang ditetapkan.

“Pemdes Ngofakiaha mengambil kebijakan tanpa sepengetahuan masyarakat membagikan bahan bangunan pada orang tertentu sekitar 20 orang, sehingga memuncul rasa ketidakpuasan masyarakat, ” katanya.

Selain itu, Kades Fahri Yamin ditahun 2018 masih berstatus sebagai Kades terpilih dan belum menerima SK, telah mengalihkan anggaran program yang sudah tercantum dalam APBDes 2018 tanpa melalui musyawarah.

“Kami katakan ini inprosedural, ” ucapnya.

Lebih parah lagi tambah Isra  dugaan kasus pemalsuan tandatangan bendahara desa yang dilakukan oleh Kades Fahri Yamin dalam transaksi pencairan DD dan ADD 2018, sudah jelas-jelas mengandung unsur pidana dan telah dilaporkan ke Polres Halut namun sampai sekarang tidak di proses.

“Kami sebagai masyarakt akan mendorong agar kasus ini segera di tindaklanjuti,” tandasnya. (RM)

Komentar