oleh

Pemkab Halbar Keciprat DID Rp20,7 Miliar

JAILOLO ,LM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) keciprat dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat Rp 20,7 miliar 2019. Anggaran tersebut didapat berdasarkan upaya pemkab di kementerian beberapa bulan terakhir. Berbeda dengan DID, dana transfer seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik turun 24,14 persen, DAK non fisik naik 8,22 persen, dan Dana Alokasi Umum (DAU) naik 2,31 persen.

”Meski sebagiannya turun, tetapi tidak signifikan, karena dilihat dari angka kumulatif ada beberapa anggaran yang mengalami kenaikan. Seperti DAU, dan DAK non fisik,”kata Bupati Danny Missy yang ditemui Malut Post di kantor bupati, Kamis (8/11).

Sementara kenaikannya selain Dana Bagi Hasil (DBH), juga ada penambahan anggaran DID.”Makanya, tidak terlalu berpengaruh meski sebagiannya turun,”ungkapnya, sembari mengatakan skala prioritas pembangunan 2019 difokuskan pada tiga sektor.

 Yakni perikanan, pertanian dan pariwisataikanan, Pertanian dan Pariwisata.

“Tiga sektor ini yang menjadi skala prioritas pembangunan tahun 2019,”pungkasnya.

Sumber : Malut Post

 

Komentar