oleh

Pemprov Malut Belum Lunasi Hutang Dana Hiba DOB Taliabu Rp 15 Miliyar 

Kadis Keuangan Kabupaten Pulau Taliabu, Irawan Mansur (Foto:As/lintasmalut.co.id)

BOBONG – Dana hiba pemekaran Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Maluku Utara (Malut) sebesar Rp. 15 Miliyar hingga saat ini belum dilunasi.

Pasalnya, dana hiba tersebut masih mengendap di rekening Pemprov selama tiga tahun sejak Taliabu dimekarkan hingga dua periode Gubernur Abd Gani Kasuba (AGK).

Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Pulau Taliabu, Irwan Mansur mengatakan, hutang Pemerintah Pemprov Malut dengan sebesar Rp. 15 Miliyar akan dipotong secara langsung memalui Kementrian Keuangan RI dengan sistim dua tahapan per semester dalam tahun 2019.

“Ini sudah merupakan kesepakatan, dari alokasi 15 miliyar ini mereka (pemprov/red) akan membayarar per semester, semester satu akan di bayar Rp. 7 miliyar lebih dan semester dua Rp. 7 miliyar lebih pula, melalui Kementrian keuangan yang akan memotong secara langsung di rekening pemprov,” Ungkap Irwan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (13/05/2019).

Irwan menyebut, tanggungjawab Pemprov Malut merupakan sebuah tuntuntan undang-undang, namun hal itu tidak diindahkan dan berdasarkan waktu, Pemprov seharusnya dalam jangka tiga tahun sejak Pultab dimekarkan dana hiba tersebut harusnya sudah tuntas, akan tetapi hal itu tidak dipenuhi Pemprov Malut.

“Jadi sebenanrya mereka sudah melewati batas waktu yang di tentukan dalam undang undang pemekaran pultab no 6 tahun 2013 dalam undang-undang ini telah tertuang tugas dan tanggungjawab pemprov terhadap Pultab melalui dana hibah pemekaran,” ujarnya.

“Pemda Pultab juga sudah berupaya bahkan bolak-balik untuk menagih dan bermohon agar pemprov melunasi, namun hal itu tidak diindahkan,” tambahnya.

“Harapan kami agar pemprov bisa memberikan perhatian serius atas masalah ini, jangan melihat provinsi maluku utara secara kasat mata, tetapi secara menyeluruh bahwa taliabu adalah bagian dari maluku utara, tentunya apa yang menjadi tanggungjawab harus segera dan secepatnya dituntaskan,”harapnya. (As)

Komentar