oleh

Perdana, Tol Laut Program Jokowi Sampai ke Pulau Taliabu

TALIABU, LM  – Selama delapan hari pelayaran perdana Tol Laut khusunya pada trayek 18 dimulai dari Kendari, Lameruru, Bungku, Kolondale, hingga berakhir di Pulau Taliabu (Pultab) berjalan lancar.

 Meskipun masih dalam tahap percobaan, ini merupakan proses membuka peluang pertumbuhan ekonomi di Wilayah Indonesia Timur khususnya di wilayah terpencil seperti yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Captain Albert Rorong saat disambangi sejumlah awak media di ruangan nahkoda Rabu (24/10/2018).

Albert mengatakan pelayaran perdana Kapal Kendhaga Nusantara 15 sebagai Tol Laut masih dalam tahap uji coba untuk melayani trayek 18 diantaranya Kendari, Lameruru, Bunggku, Kolondale, dan Pulau Taliabu.

 “Sekarang masih dalam tahap uji coba dan dalam perjalanannya lancar dan aman dari Kendari sampai di Taliabu,” kata Nahkoda Kendhaga Nusantara 15.

 Dirinya mengunkapkan kapasitas kapal mampu memuat 100 Kontener dan tersedia 2 kontener yang memiliki pendingin untuk penyimpanan barang basah.

 “Bukan itu saja, Pemerintah mengsubsidikan 50% untuk jasa pemuatanya sehingga meringankan masyarakat dalam segi ongkos,” bebernya.

Secara terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pultab. Dr Salim Ganiru, kepada indonesia berita (25/10/2018), disampaiakannya sangat mengapresiasi kehadiran program Tol Laut di Pulau Taliabu.

“Saya sangat aspresiasi kehadiran Tol Laut di Pulau Taliabu,” ungkapnya.

Dr. Salim menuturkan, harga barang – barang di Taliabu masih terasa mahal oleh karena itu dirinya menilai jika program ini bisa direalisasi tidak menutup kemungkinan harga komoditas yang sebelumnya tinggi sekarang bisa di tekan.

“Dengan program ini dapat menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar maka dapat menciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke wilayah pelosok seperti Taliabu,” tuturnya.

Dirinya berharap, semoga kehadiran Tol Laut dapat memberi manfaat yang sangat berarti bagi masyarakat terutama para pengusaha karan ada jasa pemuatan logistik dengan harga yang lebih murah.

 “Dirinya meyakini bahwa kehadiran Tol Laut bisa meurunkan harga-harga dan harga akan menjadi semakin lebih baik lagi,” pungkas pengagas Proyek Perubahan “Leha Dodoto” itu.

Sumber : Indonesia Berita

Komentar