oleh

Pergi Diketinggian Saat Gempa, Faruk dan Ibunya Jatuh Dengan Motor

Kondisi Faruk saat di lokasi pengungsian (Foto: Alan/lintasmalut.co.id)

LABUHA – Faruk Dahlan (16) warga Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengalami luka serius akibat  terjatuh saat mengenderai kendaraan bermotor ketika Gempa Bumi  7,2 Magnitudo yang mengguncang 11 Kecamatan dan 77 Desa di Halsel, Minggu (14/7/2019) lalu.

Faruk merupakan anak dari pasangan suami istri dari Dahlan dan Suria. Faruk juga masih berstatus pelajar dan duduk dibangku kelas 3  SMA.

Saat itu, Faruk bersama Ibunya sedang berada di kebun milik mereka. Ketika Gempa Bumi terjadi, Faruk hendak mengambil sepeda motor untuk mengantarkan Ibunya ke tempat ketinggian, namun dalam perjalanan ada seekor sapi yang melintas tepat di depan kendaraan. Farukpun kaget dan  hilang kosentrasi mengendarai kendaraan tersebut karena panik, sehingga Faruk dan Ibunya jatuh terseret di jalan bersama kendaraan yang dikendarai itu.

Peristiwa itu, menyebabkan Faruk mengalami luka sobek  dibagian kaki punggung, lutut kaki kiri-kanan serta lengan bagian kiri. Sementara Ibunya  hanya mengalami luka gores pada  kaki bagian kiri.

“Saat kejadian Faruk mau ambil motor dan dia mau bawah saya ke gunung sekitar pukul 19.35 WIT saat gempa, Faruk juga buru-buru sampai di pertengahan jalan, ada sapi yang menyebrang langsung faruk hilang kendali, jadi kami (torang) jatuh dengan motor,” kata Suria saat ditemui di lokasi pengungsian, Sabtu (20/4) belum lama ini.

Suria menyebutkan, rumah miliknya di Desa Balitata juga retak dan hampir roboh akbit Gempa Bumi.“Memang rusak dan retak, kalau dipegang mau roboh jadi saya takut,”ujarnya.

Faruk bersama Ibunya saat ini masi berada di lokasi pengungsian, Faruk juga belum bisa berjalan karena luka yang dialaminya sempat membengkak, tetapi Faruk sekarang sudah mendapat perawatan dari  tim medis yang berada di lokasi pengungsian. (Alan)

Komentar