oleh

Pernyataan Ketua DPD Demokrat Malut Dinilai Mendahului Keputusan DPP

-POLITIK-162 views

TERNATE – Polemik internal Partai Demokrat Maluku Utara (Malut) terkait pernyataan Ketua DPD Demokrat Malut Hendrata Thes bahwa Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ternate yang juga Wakil Walikota Ternate H. Abdullah Tahir akan mendapat Sanksi, dinilai tidak berdasar dan mendahului keputusan resmi partai.

Ketua Devisi dan Bantuan Hukim DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, terkait Wakil Walikota Ternate H.Abdullah Tahir “akan mendapat sanksi” pernyataan itu prematur dan mendahului mekanisme yang berlaku di DPP Partai Demokrat.

“DPP Partai Demokrat itu ada Komisi Pengawas dan Majelis Tinggi yang berfungsi mengawasi dan menyidangkan terkait pelanggaran kode etik partai,” tegas Ketua Divisi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat saat dikonfirmasi Media ini Jumat (10/8/2019) kemarin via Handphone.

Dia menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum mendengar bahwa yang bersangkutan dipanggil oleh dewan kehormatan partai, dan kita belum bisa memastikan bahwa yang bersangkutan diberi sanksi karena prosesnya belum berjalan.

Sementara terkait informasi yang berkembang di masyarakat maupun di internal Demokrat Malut yang dia terima, pihaknya mengaku telah mendapat klarifikasi lisan dari Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ternate Abdullah Tahir soal isu Game Ludo, dan mestinya hal itu tidak perlu dibesar-besarkan, katanya.

“Kalau memang ada laporan dari bawah ke DPP itu mungkin kita tanggapi, itupun akan di proses oleh lembaga berwenang, yang jelas setahu saya nggak ada pemanggilan terhadap beliau,” ujar Ferdinand.

“Jadi masalah sanksi itu nggak ada, nggak ada itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ferdinand mengungkapkan, jika ada pelaporan maka akan di lakukan penyelidikan, tentunya diminta klarifikasi dari pihak terlapor maupun pelapor, dan itu akan di putuskan oleh lembaga berwenang apakah yang besangkutan melanggar etik atau tidak.

Disamping itu, lebih jauh dia menegaskan, jika melihat dari elektabilitas Abdullah Tahir bisa saja terjadi persaingan dalam politik, pihaknya akan mendalami apakah ada motif-motif tertentu.

“Intinya apa yang disampaikan ketua DPD Malut Hendrata tidak berdasar dan mendahului keputusan resmi partai, karena keputusan itu ada di dewan kehormatan terkait sidang etik,” jelasnya.

“Saya mau bilang, pak H.Abdulah Tahir adalah kader terbaik kami di Ternate yang juga sebagai incumbent Wakil Walikota yang berprestasi di pemerintahan dan keberhasilan memimpin partai, saat pak AHY berkunjung ke Ternate kan yang mendampingi pak H.Abdullah, beliau memfasilitasi kegiatan kunjungan AHY, dan semua itu terkafer, loyalitas dan perhatian pak H.Abdullah sangat tinggi ini juga menjadi catatan penting begitu,” ungkapnya.

“Yang pasti Partai Demokrat punya mekanisme penjaringan calon kepala daerah, dan H.Abdullah Tahir sangat mungkin dan layak diusung oleh partai demokrat sebagai calon walikota Ternate,” tutur Ferdinand menambahkan.

Terpisah Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ternate H.Abdullah Tahir mengatakan, Demokrat Kota Ternate saat ini fokus koalisi dan konsolidasi pemenangan dalam Pilwako nanti, terkait polemik yang berkembang di internal. Demokrat pihaknya menyerahkan ke DPP, sebab Demokrat punya mekanisme pengambilan keputusan.

“Kita mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku. Demokrat punya mekanisme dan itu ranahnya DPP, kita serahkan ke DPP,” kata H.Abdullah Tahir kepada wartawan, Jumat (10/8/2019) sore kemarin. (red)

Komentar