oleh

Plt Kades Wainib Sahrul Duwila Terlibat Politik Praktis

Plt Kades Wanib Krcamatan Sula Besi Selatan Kepsul Sahrul Duwila (Foto:Rahman/lintas7malut.net)

SANANA – Pelaksana tugas (Plt), Kepala Desa (Kades) Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) provinsi Maluku Utara (Malut) Sahrul Duwila diduga kuat terlibat politik praktis.

Plt Kades Desa Wanib dan juga selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sahrul Duwila mensosialisasikan jadwal kampanye salah satu Calon Legislatif (Caleg), DPR RI, dari Partai Demokrat, No urut 3 dapil Maluku Utara, Hongfince Hongarta melalui akun Grup WhatsApp “Wainib Basudara” Jum’at (6/4/2019) malam.

Sahrul Duwila, selain sebagai Plt. Kades Wainib, pihaknya juga adalah seorang Apratur Sipil Negara (ASN) telah melanggar Peraturan Pemerintah (PP), No 53 tahun 2010 pasal 4 ayat 12, 13, 14 dan 15, tentang netralitas seorang ASN.

Selain melanggar PP 53 Tahun 2010, Sahrul Duwila juga tidak mematuhi edaran Mentri pemberdayaan apratur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), No. 8/G/94/M/SM0002009 tentang pelaksanaan netralitas ASN pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Prmilu) Presiden dan Wakil Presiden, serta DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2019.

Sala satu bukti yang ditanggapi anggota Grup yang diunggah Plt Kades Wanib Sahrul Duwila di Grup WhatsApp Wainib Basudara (Foto/istimewa/lintasmalut.co.id)

Amata lintasmalut.co.id setalah Plt. Kades membagikan jadwan kampanye Caleg Demokrat di Grup WhatsApp itu, mendapat tanggapan dari salah satu anggota Grup tersebut, tengang PP 53 Tahun 2010, dan akhirnya terjadi perdepatan oanjang antar Plt Kades dan anggota Grup WhatsApp Wainib “Bersaudara” debat pun kian semakin ramai dalam Grup tersebut.

Adu argumen dalam Grup itu, sala satu anggota Grup meminta kepada Bawaslu Kabupatrn Kepulauan Sula agar menyikapi langka ASN yang terlibat politik praktis,

“Kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kepulauan Sula (Kepsul), agar melakukan pemanggilan terhadap Plt. Kades dan menindaknya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” Cetus sala satu anggota Grup. (Mr.f)

Komentar