oleh

Polres Halbar Bakal Selidiki Tambang Liar di Loloda

JAILOLO – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bakal melakukan penyelidikan terkait kehadiran tambang liar di gunung Gogoroko, Desa Bakun Pante, Kecamatan Loloda.

Kapolres Halbar AKBP Aditya Laksimada menyatakan, aktifitas tambang liar tentunya melanggar hukum, Olehnya itu, kedepannya akan dilakukan penertiban dilokasi tambang liar. Namun, untuk dilakukan penertiban pihaknya akan menetukan pola penindakan dengan cara menggandeng pihak Pemda Halbar dalam hal ini dinas terkait.

“Bagi saya masyarakat yang melakukan penambangan liar tidak mengetahui aturan, jadi perlu dilakukan sosialisasi, apalagi masyarakat yang melakukan aktifitas tambang liar karena kebutuhan ekonomi,” katanya ketika dikonfirmasi, Senin (25/11).

Menurutnya, penindakan yang nantinya dilakukan terhadap aktifitas (tambang liar/red) tidak dilakukan secara represif atau brutal, tetapi dengan pola menggandeng pemerintah untuk mencarikan solusi yang terbaik.

“Penegakan hukum akan tetap dlaksanakan, tapi didahului dari sosialisasi dan peringatan-peringatan,” ujarnya.

Disentil soal ada yang mendanai aktifitas penambangan liar. Kapolres mengaku, memang ada yang mendanai dan ada juga bekerja sendiri dan berbagai pola yang dilakukan, bahkan ada juga perputaran ekonomi terselubung antara masyarakat yang melakukan aktifitas pertambangan liar dan yang pemilik tromol, sehingga harus dilakukan pemahaman yang mendalam. “Jadi kita telap lakukan penyelidikan,” tegasnya. (BAF)

Komentar