oleh

Prestasi Korupsi di Malut Peringkat ke 11 Dari 34 Provinsi

-NASIONAL-254 views

TERNATE – ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate Risno Wahid mengatakann Idonesia dalam indeks prestasi korupsi berada pada peringkat ke 90 dan menurut hasil survei indeks prestasi korupsi di Provinsi Maluku Utara (Malut) berada pada peringkat ke 11 dari 34 provinsi.

“Dalam pemberantasan korupsi di Malut butuhkan reformasi penegakan hukum tindak pidana korupsi yang harus secara serius dan terus dilakukan pembenahan,” katanya dalam rilis tertulis kepada lintasmalut.co.id, Selasa (10/12).

Menurutnya, korupsi di Malut seperti tidak ada habis-habisnya. Bahkan dalam perkembangan akhir-akhir ini semakin meningkat. Baik dari jumlah kasus yang dapat merugikan keuangan negara/daerah dan kuantitasnya.

“Satu keterangan pers ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo mengungkapkan bahwa masih banyak aparatur sipil negara (ASN) yang tersandung kasus korupsi dalam praktek pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKS) yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2019 ini semua pihak harus tahu dari.

“Dari masyarakat bawah sampai ke level yang paling atas terutama pada tubuh aparat penegakan hukum agar lebih bekerja keras untuk memberatas korupsi di negeri ini,” harapnya.

“Saya yakin masih banyak pola baru yang dimaikan oleh para elit terutama di level pejabat birokrat maupun politikus untuk mentilep uang rakyat,” sambungnya.

Risno menambahkan, dalam peringatan HAKS kali ini, ini tidak hanya menjadikan diksi lawan dan berantas korupsi bukan hanya sekedar slogan semata, tetapi harus dilakukan secara serius dan kongkrit oleh lembaga penegak hukum dalam hal ini Polda dan kejati Malut.

“Tentu membutuhkan kerjasama dengan stekholder di Malut. Apa lagi Polda dan kejaksaan, saya sangat yakin masih banyak sekali kasus yang menumpuk di atas meja, maka momentum ini harus mengungkap kejahatan yang tergolong sebagai kejatan luar biasa (Extraordinary Crime),” pungkasnya. (Alan)

Komentar