oleh

Ratusan Nasabah Kepung Rumah Bos Investasi PT Karapoto Teknologi Finansial

-HUKRIM-35 views

TERNATE, lintasmalut.co.id – Rumah Bos Investasi PT Karapoto Teknologi Finansial yang beralamat di kelurahan dufa-dufa Kecamatan Ternate Utara senin (03/12) dikepung ratusan nasabah, pengepungan itu dilakukan karena kecewa atas modal yang diinvestasikan tidak dikembalikan PT Karapoto Teknologi Finansial

Amatan media ini senin (3/12/2018) Ratusan nasabah ini terpsaksa kepung rumah, Fitri Puspita Hapsari selaku Bos PT Karapoto Teknologi Finansial lantaran kecewa. karena modal mereka tak kunjung relealisasi.

Tidak hanya mengepung rumah , Fitri Puspita Hapsari, ratusan nasbah ini juga mendatangi Mapolres Ternate, kedatangan mereka menuntut pertanggungjawaban saudari, Fitri Puspita Hapsari atas pencairan Direktur PT Karapoto Teknologi Finansial, dan akhirnya pihak Kepolisian Polres Ternate mempertemukan para Direktur PT Karapoto Teknologi Finansial, Fitri Puspita Hapsari dengan para nasabah dalam Pertemuan yang difasilitasi oleh Polres Ternate berlangsung alot.

AKBP Azhari Juanda mengatakan, Fitri Puspita Hapsari dalam pertemuan itu meminta maaf kepada para nasabah yang telah berinvestasi di PT Karapoto namun uang tersebut belum bisa dicairkan. Kata Kapolres, Dihadapan para nasabah, pimpinan PT Karapoto itu memutuskan akan melakukan pembayaran uang nasabah pada 31 Januari 2019 mendatang.

“Hari ini, Senin 3 Desember 2018, atas nama Fitri Puspita Hapsari alias Upik menyatakan akan segera melakukan pembayaran dana nasabah secara menyeluruh pada 32 Januari 2019, namun apabila sampai pada tanggal yang ditentukan saya belum lakukan pembayaran maka saya siap diproses sesuai hukum dan Undang Undang yang berlaku,”Kata Kapolres, mengutip ucapan Fitri Puspita Hapsari

Sementara itu, salah satu nasabah mengatakan, selain pernyataan yang disampaikan oleh Fitri Puspita Hapsari, para nasabah juga merasa bingung dengan struktur di perusahaan PT Karapoto. karena informasi yang diterima oleh para nasabah justru bukan dari pimpinan atau orang dalam struktur perusahaan melainkan dari orang tua Direktur perusahaan.

“Kami tidak tahu, apakah Ari (suami Fitri) di sana itu menyangkut keuangan, setidaknya secara administrasinya itu ada, dan Sampaikan ke lider agar kami tahu uang itu ada atau tidak,” tegasnya.

Atas masukan dari para nasabah tersebut, Fitri Puspita Hapsari menyetujui untuk membuat surat pernyataan yang bermaterai serta ditandatangani oleh 10 orang perwakilan para nasabah, Pertemuan antara Fitri dan perwakilan nasabah itu dilangsungkan di ruang rapat Polres Ternate.

Dalam pertemuan itu, Fitri Puspita Hapsari akhirnya membuat secara resmi surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh 10 perwakilan dari para nasabah. Isi surat pernyataan berbunyi, dengan ini, saya menyatakan bahwa saya selaku pimpinan perusahaan PT Karapoto Teknologi Finansial akan membayarkan seluruh uang nasabah sesuai dengan nilai nominal yang tertera pada kwitansi yang dipegang nasabah.

Pembayaran dimulai pada 31 Januari 2019 hingga selesai. Apabila sampai dengan tanggal yang telah ditentukan tidak terbayarkan maka saya siap diproses berdasarkan hukum dan Undang Undang yang berlaku.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.(mtg)

Komentar