oleh

Ratusan Pohon Cengkeh Terbakar, Dua Warga Onemay Melapor Ke Mapolsek

BOBONG – Peristiwa kebakaran kebun cengkeh milik dua warga di Desa Onemay, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu awal bulan april 2019 lalu rupanya diproses hukum.

Kanit Reskrim Polsek Taliabu Barat (Talbar), Iptu. Lessy Maruanaya mengatakan sekitar 250 pohon cengkeh produksi milik dua warga Desa Onemay
sejak tanggal 4 april 2019 lalu telah dilakukan mediasi karena ada dugaan kebakaran tersebut merupakan unsur kesengajaan.

“Kasus tersebut telah dilakukan upaya mediasi oleh pemerintah desa setempat namun tidak ada penyelesaian, sehingga pihak korban menempuh jalur hukum dan saat ini ditangani oleh Mapolsek Talbar,” katanya kepada wartawan, selasa (21/05/2019).

Lanjut Kanit,ke-dua korban yang merasa dirugikan yakni La Rau dan La Raha sehingga mereka terpaksa melapor ke Mapolsek Talbar karena diduga ada salah satu oknum warga Desa Onemay inisial LA sebagai pelaku.

“Sementara yang diduga adalah warga Desa Nggele yang membakar kebun cengkeh tersebut, ” ungkapnya.

Kronologinya, pembakaran kebun yang berkisar satu hektar milik LA ( terduga) pada tanggal 30 Maret 2019 menjelang Magrib, sehingga untuk mengantisipasi penyebaran api maka LA dibantu oleh lima orang yang diketahui berasal dari Desa Nggele ( Kecamatan Taliabu Barat Laut).

Namun, kobaran api hanya mampu menyebar dan melalap sekitar setengah hektar lahan yang baru digarap milik LA. Bahkan, sampai tanggal 3 April 2019, LA memilih untuk menginap di lahan yang baru saja terbakar tersebut dengan alasan untuk memastikan api benar-benar telah padam karena lahan garapan baru itu berbatasan lansung dengan kebun milik La Rau dan La Raha.

Tetapi setelah LA kembali ke kampung, barulah besok harinya, tepat pada tanggal, 04 April 2019 peristiwa kebakaran itu terjadi.

“Untung saja saat itu ada saksi yang melihat bahwa ada kebakaran dan lansung memanggil warga untuk bahu-membahu memadamkan kobaran api tersebut, ” jelasnya. (AS)

Komentar