oleh

Ratusan Warga Tuntut Tapal Batas

MABA, LM – Ratusan warga Desa Getowasi, bersama tokoh adat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Halmahera Timur (Haltim), Kamis (8/11) kemarin.

Masa aksi yang tegabung dalam Forum Qadi Getowasi itu, menuntut pemerintah daerah segera mengeluarkan SK Penutupan Tapal Batas antara Desa Getowasi dan Desa Soagimalaha sesuai berita acara kesepakatan pada tanggal 12 November 2009 lalu.

 “Kami akan terus melakukan aksi bahkan membawa ke ranah hukum selama pemerintah belum mengambil keputusan,” tegas Hi. Arifin, salah satu tokoh masyarakat.

Dia mengungkapkan, poin penting yang disepakati bersama tim penegasan dan penetapan tapal batas pemerintah daerah tertanggal 12 November 2009 meliputi. Batas antara Kecamatan Kota Maba dan Kecamatan Maba Selatan letaknya antara  Selatan Hutan Misomdi dan Sebela Utara Pantai Pajiboyo serta Jalan ruas Maba Getowasi sampai ke wilayah Gilgelet  antara kali Soipoh dan Kali Woilo.

 ” Ini  ditetapkan bersama dan menjadi dasar acuan penetapan titik batas. Kemudian direncanakan akan dibangun  tugu perbatasan antara Kecamatan Kota Maba dan Maba Selatan. Selain itu, hasil kesepatan ini telah diakui dan taati bersama secara sadar dan paksaan dari masing-masing pihak dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,”tandasya.

Aksi ini akan berlanjut pada Jumat (9/11) hari ini, karena belum mendapat tanggapan pemerintah daerah.

Sumber : Malut Post

Komentar