oleh

Sapi Jalanan Tumbangkan Perda Halteng

Seekor sapi milik warga yang berkeliaran di Kota Weda

WEDA – Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara diduga kurang kuat dalam penindakan ternak liar seperti Sapi, Kambing dan hewan lainnya.

Tentu ini sangat lucu, dimana hewan ternak seperti Sapi, lebih memiliki power dibanding Peraturan Bupati (Perbup) atau Perda yang ditetapkan oleh manusia dalam hal ini orang pintar.

Di Ibu Kota Halmahera Tengah (Weda), Sapi dan Kambing terlihat bebas berbaris melenggang mulus layaknya model ditengah jalan. Bahkan gerombolan Sapi tersebut sempat membuat heboh para pengguna jalan.

Melihat lelucon ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halteng, Rusmini Sadaralam mengatakan, DPRD sudah berulang kali meminta kepada Pemda untuk menertibkan hewan ternak tersebut.

Akan tetapi persoalan itu tidak di indahkan dan dianggap sepele. Padahal didalam Perda sudah diatur bahwa, semua peternak wajib membuat kandang untuk hewan peliharaannya.

“Terkait dengan sapi, kami (DPRD) sudah lima kali panggil Pemerintah daerah tapi seperti itu. Artinya kalau memang sudah ada Perda yang dibuat, selanjutnya ditindaklanjuti oleh dinas terkait, dalam hal ini Satpol PP,” ungkap Rusmini, Rabu (6/3/2019).

Rusmini berharap, Pemerintah Daerah segera mengambil langkah untuk menertibkan hewan peliharaan tersebut. Katanya, berbicara hewan ternak tentu harus memiliki kandang.

“Namanya peternak, harus memiliki kandang. Bukan dibiarkan sapi-sapi ini berkeliaran bebas di jalan. Ini kan menghambat aktifitas para pengguna jalan. Apalagi daerah kita ini adalah Kabupaten Kota, masa di jalan raya banyak tai sapi,” tegasnya.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Halteng, Halid Andisi saat dikonfirmasi mengenai penertiban hewan liar tersebut, dirinya enggan memberikan komentar kepada kru media ini. (WAN).

Komentar