oleh

Satpol-PP Morotai Amankan 23 Hewan Ternak Warga yang Berkeliaran

DARUBA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pulau Morotai terus menertibkan hewan ternak yang berkeliaran sejumlah wilayah di Morotai, Rabu (30/10).

Dari penertiban yang dilakukan di Desa Momojiu dan Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan, Satpol-PP berhasil mengamankan 22 hewan ternak Kambing dan 1 ekor Sapi yang berkeliaran.

“Ada 22 ekor kambing dan 1 ekor sapi yang berhasil kita amankan, pelaksanaan razia penertiban hewan ternak ini kami lakukan sesuai Perda No 5 tahun 2018, dan hewan ternak yang berhasil kami amankan ini juga belum diketahui siapa pemiliknya, maka selanjutnya kami akan membuat pemberitahuan agar warga yang merasa hewan ternaknya diamankan segera mendatangi kantor Satpol-PP,” kata Plt Kabid Trantib Satpol-PP Morotai Luth Djaguna.

Luth menegaskan kepada warga yang hewan ternaknya diamankan Satpol-PP akan dikenakan denda dan diberikan batasan waktu untuk mengambilnya, jika sampai pada batas waktu yang telah ditentukan namun ada warga yang tidak mengambil, maka hewan ternak tersebut akan dilelang.

“Kepada warga yang hewan ternaknya diamankan dilingkungan Satpol-PP ini akan dikenakan denda sebesar Rp 1.000.000 dan diberikan waktu selama empat hari untuk mengambil hewan ternaknya, jika tidak diambil sampai pada batas waktu yang ditentukan maka ternak tersebut akan kami lelang,” tegasnya.

Hewan ternak yang berhasil diamankan. Kata Luth, tidak ditembak mati karena razia yang dilakukan bukan razia gabungan bersama TNI dan Polisi.

“Kedepan kami akan bekerja sama dengan instansi terkait, hewan tersebut di tembak begitu pula anjing dan babi, untuk razia rutin hanya di tangkap,” katanya.

Luth menambahkan, selain penertiban hewan ternak, akan dilakukan penertiban tempat usaha-usaha yang tidak memiliki izin dan juga penertiban pembangunan rumah di kawasan pemerintahan.

“Untuk penertiban rumah dikawasan pemerintah sementara masih menunggu Perda tata ruang,” tambahnya. (Fik)

Komentar