oleh

SDIT Sula Terapkan Metode Tabarak Pada Siswa dan Guru

SANANA – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Cendekia Kabupaten Kepulauan Sula, (Kepsul) menerapkan metode Tabarak terhadap Siswa dan Guru.

Dengan adanya metode tabarak ini guna untuk melahirkan generasi yang cerdas dan dekat dengan Al-Qur’an, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini merupakan impian yang ditarget oleh lembaga SDIT Insan Cendekia.

“Hal tersebut dapat terlihat dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah setiap pagi sebelum memasuki pelajaran, baik guru maupun siswa melaksanakan shalat Dhuha dan hafalan Qur’an,” kata Kepsek SDIT Insan Cendekia, Ustadzah Lela, Senin (25/11).

Menurutnya, dari berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut juga terus dilakukan oleh pengelola sekolah. Inovasi terbaru yang akan diterapkan adalah metode Tabarrak, salah satu metode menghafal Al-Qur’an yang ditemukan oleh Syeikh Dr. Kamil Elleboody dari Mesir.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan menerapkan metode itu Tabarrak, dan saat ini sudah mempersiapkan perangkatnya, kami persiapkan semua terutama tenaga pengajarnya, dan kami mengirim ustadzah Umi untuk ikut pelatihan fasilitator Tahfidz metode Tabarrak di Surabaya yang dilatih langsung oleh Syeikh Dr. Kamil,” ungkapnya.

SDIT Insan Cendekia. Kata Lela, akan menjadi yang pertama menerapkan metode Tabarak di Sanana khususnya dan Kepulauan Sula umumnya.

“Insya Allah ini pertama kalinya metode Tabarak hadir d Sanana, mudah-mudahan bisa membawa manfaat bagi umat,” katanya.

Lela berharap, penerapan metode Tabarak bisa mencetak generasi- genarasi pelajar yang cinta akan Al-Qur’an.

“Agar mampu melahirkan para pelajar yang bukan hanya pintar mata pelajaran umum, tapi mereka juga hafidz dan Hafidzah Al-Qur’an,” harapnya. (Raf)

Komentar