oleh

Sejumlah Guru di Kepsul Keluhkan Dacil Triwulan Empat Yang Belum Cair

Kapala Bidang GTK Dinas Pendidikan Nasional Kapsul, Amir Rajab (Foto:Istimewa/Lintasmalut.net)

SULA – Sejumlah Guru penerima Tunjangan kusus Daerah Terpencil (Dacil) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut) keluhkan Dacil triwulan ke empat yang tidak ada hingga saat ini.

Pasalnya, Dacil yang melekat pada Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Kapsul dibayar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementrian yang dikeluarkan enam bulan sekali, namun pencairan Dacil dilakukan per Triwulan yakni tiga bulan sekali.

“SK pertama untuk pencairan Dacil Triwulan pertama terhitung mulai Januari sampai Maret dan Triwulan ke dua terhitung mulai April hingga Juni, kemudian SK berikut untuk penerimaan Dacil Triwulan ke tiga terhitung mulai Juli dan September dan Triwulan ke empat Oktober – Desember 2018 sisa Dacil Triwulan ke empat yang belum kami terima hingga saat ini, sementara sekarang sudah masuk proses pencairan Triwulan pertama Januari hingga Maret 2019.” Kata sejumlah Guru penerima Dacil yang meminta namanya tidak dipublikasi ke Media Jumat, (29/3/2019) kemarin sore.

Anehnya, lanjutnya sejumlah Guru hanya 30 orang penerima Dacil yang belum menerima Dacil Triwulan tiga dan Triwulan empat, sementara Guru penerima Dacil lainnya sudah menerima, hal ini yang menjadi pertanyaan kenapa sebagia Guru terima dan sebagaian Guru tidak, apakah ini berkaitan dengan fi Rp 1.000.000.00 yang mungkin tidak diberikan ke oknum Operator Diknas Abas? tanya sejumlah Guru yang tersebar Daerah terpencil di Kepsul.

Hal ini mendapatkan tanggapan Kepala Bidag GTK Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Amir Rajab, “Masalah Tunjangan Terpencil Guru 30 orng itu permintaannya kita harus sesuaikan dengan mekanisme, mengingat bahwa diantara 30 orng itu sebagian SK nya terbit di akhir bulan Desember, sedangkan sebagiannya terbit di bulan November,” Kata Amir, melalui rillis yang dikirim via Whatsapp.

lanjut Amir, SK penerima tunjangan Dacil di masukan pada bulan november. Namun, mereka (Guru/red) memasukan Surat Keterangan Melaksanakan Tugas (SKMT) terlambat dimasukan. Sebab, batas akhir permintaan tunjangan Dacil pada pertengahan tahun. Untuk itu, pencairan Anggaran Dacil 2018 tidak bisa di cairkan, dengan demikian maka mekanismenya pihak Diknas harus singronkan dulu laporan penyerapan anggaran atau realisasi dengan kementrian.

“Kita sudah memasuki tahun anggran 2019, selanjutnya terkait dengan mekanisme lainnya kita harus menunggu panggilan Rekon oleh kementerian nantinya kita selaraskan saldo pagu 2018 dengan pagu tahun 2019 baru kita buat permintaan kurang bayar 2018. kalau dibuat permintaan saat sekarang kita belum dilayani karena undangan Rekon kita baru terima tanggal 9 April 2019,” Tutup Amir. (Red)

Komentar