oleh

SEKMEN PPPA Resmikan Kepsul, Sebagai Kota Layak Anak

SANANA, Lintasmalut.net – Sekrataris Menteri (SEKMEN) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Dr.Pribudiarta Nur Sitepu MM, bersama sang istri Indah Nurwulan berkunjungi di Kabupaten Kepulauan Sulala, (Kepsul) dalam rangka peresmian Sanana, Ibu Kota Kepsul sebagai Kota layak anak.

Acara peresmian Kota Layak Anak berlangsung di Kompleks Taman Bermain Bersehati Desa Pohea. Kecamatan Sanana Utara, pada kesempatan itu dihadiri Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) Anggota Legislati, Staf Ahli Bupati/Asisten, seluruh Kepala SKPD, para Kepala BUMN, BUMD, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Akedimisi, Tokoh Pemuda, Organisasi Perempuan, para Camat, Kapala sekolah Dewan Guru beserta siswa siswi yang turut meriakan acara peresmian Kota Layak Anak.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kabupaten Kepulauan Sula, telah menjadikan Sanana Kota Layak Anak (KLA) atas kerja keras mendapat perhatian khusus dari SesmenPPA Dr.Pribudiarta Nur Sitepu MM,dan Ibu Indah Nurwulan Istri.

Ketua Panitia Ismiyati Gay, mengatakan dalam sambutannya, bahwa, pelaksaan kegiatan ini mengara kepada anak dan upaya transformasi konfersi hak-hak anak dari kerangka hukum dalam bentuk kebijakn pembangunan yang di tujukan pada pemenuhan hak anak.

Ismiyati, menegaskan isyarat UUD 1945 pasal 288 Ayat 2, setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbu dan berkembang serta atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi anak,”singkatnya.

Sementara itu Bupati Hendrata Thes, menjelaskan lewat sambutannya, bahwa ini bukanlah pertama dan terahkir namun kedepan harus ada kunjungan lagi dari bapak dan ibu sekalian agar kita sama-sama menyaksikan keindahan alam Kepulauan Sula,”jelas Hendrata.

Kepsul kota layak anak yang ada di Indonesia bagian Timur khususnya Provinsi Maluku Utara bagian selatan dan akan kami titipkan apa yang menjadi kesepakatan kita bersama.

“Akses jalan suda mulai terbuka pembangunan dan tempat wisata ini semua dilakukan agar kita bisa, mendorong ke Pemerintah pusat lewat kegiatan ini, kita bisa bekerja sama dalam hal mempromosi kota layak anak (KLA) yang di kepulauan sula ini,” jelas Bupati Hendrata.(Mr.f)

Komentar