oleh

Seorang Kakek di Tobelo Ditemukan Tak Bernyawa

HALUT – Memasuki hari ke tujuh pencarian terhadap Kakek Baridji (70) yang dikabarkan hanyut terseret arus saat menyembrang sungai Tiabo menuju Desa roko pada Jumat (27/11) pekan kemarin akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di jarak 26 Nm arah timur laut dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP), tepatnya di pantai wisata Dodola Morotai.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tinggal di Pulau Dodola, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai pada Kamis (3/12) pukul 06.30 WIT, selanjutnya korban dievakuasi dan di bawa menuju RSUD Morotai.

“Tim Sar gabungan yang sedang melakukan pencarian kemudian mendapat laporan langsung bergerak menuju ke pulau Morotai untuk mengecek korban. Setelah tiba di Morotai dan benar korban tersebut adalah korban yang sedang dicari, team gabungan basarnas dan potensi Sar langsung berkoordinasi untuk mengevakuasi korban ke kediamannya di tobelo,” katanya.

Arafah menyebut, pukul 13.50 WIT, tim Sar dengan menggunakan speedboat warga bergerak dari pelabuhan Morotai menuju kediaman korban di Desa Duma Galela, Kabupaten Halmahera Utara.

“Pukul 15.05 WIT, tim Sar tiba di kediaman keluarga korban dan langsung menyerahkan korban ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ujarnya.

Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia. Kata Arafah, maka operasi Sar pun ditutup dan seluruh unsur dan potensi Sar yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Unsur yang terlibat dalam operasi Sar diantaranya, TNI/Polri, Polres Tobelo, Polres Morotai, Pos Polairud Tobelo, Pos Polairud Morotai, BPBD Halmahera Utara, BPBD Morotai serta warga dan keluarga korban,” pungkasnya. (Lee)

Komentar