oleh

Sepekan Pencarian Nelayan Desa Wasileo Nihil, Operasi SAR Ditutup

MABA – Memasuki 7 hari pencarian terhadap Malik (44) nelayan asal Desa Wasileo, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang hilang saat pergi memancing di perairan Desa Wasileo Ditutup.

“Tim pos SAR Tobelo dan tim SAR gabungan telah berupaya melakukan pencarian selama 7 hari sesuai standar operasi Basarnas. Namun, hingga memasuki batas waktu pencarian nelayan tersebut belum juga ditemukan,” kata Kepala Basarnas Ternate, M. Arafah dalam rilis yang dibagikan Humas Iksan M. Nur, Kamis (7/11).

Arafah menyebut, pihaknya juga lakukan koordinasi dengan keluarga korban dan korban mengikhlaskan sehingga operasi SAR di tutup.

“Tim SAR gabungan melakukan koordinasi dengan keluarga korban, dan keluarga korban sudah mengihlaskan korban. maka operasi SAR di tutup dengan kesimpulan 1 orang korban dinyatakan hilang,” ujarnya.

Arafah mengaku, akan dilakukan pemantauan dan apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali untuk pencarian.

“Informasi pun telah disampaikan kepada kapal-kapal dan para nelayan yang melintas di lokasi kejadian agar secepatnya melapor ke pihak Basarnas apabila menemukan korban,” akunya.

Arafah juga menambahkan, dengan ditutupnya operasi yang sudah dilakukan selama sepekan, maka seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.

“Unsur yang terlibat Tim Rescue Pos SAR Tobelo 5 personil, Koramil Maba 1 Personil, Pos TNI AL Buli 1 Personil dan Masyarakat Desa Wasileo,” ucapnya.

Untuk diketahui, pada Kamis (31/10) pukul 10.00 WIT korban Pergi memancing, dan pukul 12.40 WIT nelayan Desa Wasileo menemukan perahu milik korban 1 Nm dari arah barat laut Desa Wasileo. Masyarakat setempat sudah berusaha mencari korban hingga Jum’at (01/11) pukul 14.00 WIT namun korban masih belum ditemukan. (Alan)

Komentar