oleh

Serda Fredi Sambuaman Gendong Nenek Husia Dari Lokasi Pengungsian ke Klinik Posko

Serda Fredi Sambuaman saat menggendong Nenek Husia dari lokasi pengungsian ke posko sejauh 5 Km (Foto: Penrem 152/lintasmalut.co.id)

HALSEL – Aksi heroik seorang Bintara Pembina Desa (Babisa) Desa Yamli, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Serda Fredi Sambuaman yang mengevakuasi salah seorang pengungsi Lanjut Usia (Lansia) dari tempat pengungsian ke klinik posko sejauh 5 Kilo Meter (Km) dengan cara di gendong, Kamis (25/7).

Seorang Lansia itu bernama Husia (113) selama sepekan lebih tinggal di pengungsian, dengan segala keterbatasan fasilitas sehingga nenek Husia diserang berbagai penyakit seperti demam dan suhu panas tinggi.

Babinsa setempat yang melihat kondisi tersebut membujuk sang nenek Husia agar dibawa ke posko hingga mendapatkan perawatan medis dan tinggal di tempat yang layak.

Akhirnya, nenek dan keluarganya setuju kemudian secara inisiatif Babinsa menggendong nenek Husia dari lokasi pengungsian ke posko sejauh 5 km agar mendapatkan pelayanan dari tim kesehatan Satgas di posko.

Dansatgas Gulbencal, Kolonel Inf Endro Satoto menghimbau kepada pengungsi untuk kembali ke perkampungan mengingat berdasarkan laporan dari BMKG bahwa intensitas gempa menunjukan penurunan sehingga sudah tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

“Kita tim Satgas Gulbencal senantiasa siaga dan sigap menghadapi segala eskalasi perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sambil terus melakukan tugas-tugas penanggulangan bencana seperti pendorongan logistik, pelayanan medis, trauma healing dan pelayanan lainnya,”imbuhnya. (Penrem 152/red)

Komentar