oleh

Status Dua Dusun di Pultab Bakal Menjadi Desa

BOBONG–  Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi  Maluku Utara  melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda pada tahun 2018 lalu telah melakukan kajian terhadap usulan pemekaran dusun menjadi desa yang disampaikan oleh sejumlah masyarakat . Alhasilnya, dua  dusun dinyatakan siap untuk dimekarkan sebab setelah dikaji oleh tim pemerintah daerah , dua  Dusun tersebut dinilai layak untuk berubah status menjadi Desa, seperti ; Dusun Laleo (Desa Lede),  Kecamatan Lede dan satu Dusun di Desa Sahu, Kecamatan  Taliabu Utara.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Pulau Taliabu, Moh. Amrul Badal, SH  mengatakan pemekaran Desa di Kabupaten Pulau Taliabu sudah menjadi program pemerintah Daerah sejak tahun 2018 lalu berdasarkan usulan dari warga ,sehingga pemerintah daerah melakukan kajian yang mendalam sebelum menindaklanjuti usulan tersebut.

“Sesuai berkasnya sudah kami siapkan, hal ini didasari pada hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan Lede, dan Kecamatan Taliabu Utara serta  Pemerintah Desa masing – masing yaitu Desa Lede dan Desa Sahu,” katanya kepada Lintas Malut, belum lama ini.

Lanjut  Amrul , bahwa opini dan isu yang berkembang  terkait  pemekaran dua dusun  tersebut  menjadi  Desa adalah langkah yang tergesa- gesa dan mendadak serta kepentingan beberapa kelompok.

“Harus diingat bahwa pemekran ini sudah sesuai dengan mekanisme dan peraturan  yang berlaku dan perlu diingatpula , pemekaran adalah sebuah kebutuhan.Maka,tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar,”  jelas mantan wartawan ini.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah telah merencanakan pemekaran desa di tujuh dusun yang tersebar pada sejumlah kecamatan. Namun, Pemkab Pultab  melakukan kajian secara mendalam dan menghasilkan dua dusun pada dua desa di dua kecamatan yang dinilai layak untuk statusnya ditingkatkan menjadi  desa.

“Jadi sebenarnya tujuh desa yang diusulkan untuk  dimekarkan, namun karena kondisi anggaran maka kami focus pada dua desa untuk saat ini,” tutupnya. (as/red)

Komentar