oleh

Suami Pulang Bawa Hasil Pancingan, Istri Di Rumah Meninggal Dunia

Ketgam: Kondisi Ariana Santi Rukuling (Korban) saat ditemukan di Pantai Kar-Kar Desa Lelilef. (Foto: Ist/Wan)

WEDA, Lintasmalut.net – Cobaan hidup setiap manusia berbeda satu sama lain. Kali ini peristiwa menyedihkan dialami Pasangan Suami Istri (Pasutri) asal Desa Lelilef.

Tepatnya di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Yushak Kapten (54) meminta pamit kepada istrinya, Ariana Santi Tukuling (48) untuk pergi memancing bersama anaknya, Luki (17) di Bagang.

Ariana (Korban-red) sempat meminta untuk ikut bersma suaminya memancing. Tapi Yushak menolaknya, sebab ia akan pergi bersma anaknya (Luki), Selasa (26/2/2019) pukul 11.00 wit.

Sepulangnya dari Bagang pukul 16.00 wit, Yushak mengecek Ariana kekasihnya di rumah dengan membawa rezki dari hasil pancinganya. Tapi sayang istrinya tidak berada di istana kecil mereka.

Yushak kemudian menyuruh Luki untuk mencari ibunya di daerah Kar-Kar atau lokasi perusahaan di Lelilef. Namun Luki terkendala dengan adanya Demonstrasi di daerah perusahaan. Luki memilih untuk kembali ke rumah.

Sampai pada pukul 22.00 wit, Luki ditemani sahabatnya yang bernama Arifudin, kembali melakukan pencarian di area Kar-Kar.

Tak lama kemudian, Arifudin melihat sosok mayat di tepian pantai Kar-Kar. Tak disangka, ternyata mayat tersebut adalah ibu Luki (Ariana) yang telah terbujur kaku.

Mereka kemudian memanggil masyarakat setempat untuk mengangkat jenasah tersebut dan melaporknya ke pihak Kepolisian terdekat.

Mendengar kejadian itu, Polres Halmahera Tengah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengidentifikasi korban.

“Hasil pemeriksaan sementara oleh Dokter tak ada tanda kekerasan, korban diduga tenggelam, sehingga menelan air laut terlalu banyak. Riwayat kesehatan korban (Ariana) mengindak penyakit Epilepsi,” jelas Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Effan Sulaiman, SIK, Selasa (27/2/2019).

Sembari mengatakan, “Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Katanya korban sudah sering terkena penyakit Epilepsi, tapi sempat diselamatkan,” tutupnya. (Wan).

Komentar