oleh

Taufik Sibua Sebut Kerja Pokja Staf Khusus Bupati Morotai Tidak Profesional

DARUBA – kinerja Kelompok Kerja (Pokja) staf khusus Bupati Kabupaten Pulau Morotai selama ini dianggap tidak profesional dan tidak terarah.

Hal tersebut disampaikan salah satu Pemuda Pemerhati Sosial Masyarakat (PPSM) Morotai, Taufik Sibua kepada awak media di kantor Bupati, Rabu (25/9).

Taufik menyebut, Pokja staf khusus Bupati Beny Laos tidak profesional dalam menjalankan tupoksinya.

“Saya sudah banyak memberikan pertimbangan dan masukan terhadap Bupati Beni Laos, kira-kira apa saja yang dilakukan oleh Pokja selama ini, karena yang namanya pokja itu adalah bagaimana bisa merumuskan kinerja Bupati sehingga ada tren pembangunan di morotai,”ujarnya.

Menurutnya, pandangan masyarakat sejauh ini terkait dengan kerja Pokja belum ada yang nampak positif dari apa yang dikerjakan.

“Sejauh ini yang pasti belum ada nampak dan sesutu yang positif bagi pokja sendiri. Padahal, tunjangan mereka itu besar,” tukasnya.

Opu sapaan akrab Taufik Sibua menilai kinerja yang dilakukan tim Pokja hanya melihat pembangunan infrastruktur kemudian difoto dan di push ke Medsos, harusnya tidak seperti itu cara kerjanya. Pokja harus kreatif.

“Kerja pokja itu tidak sekedar memberikan dukungan baik di media sosial, karena itu bukan prestasi. Pokja harusnya lebih kreatif dalam memberikan pandangan, pikiran serta solusi kepada Bupati terkait dengan kebijkan yang ada di Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Opu juga berharap agar Bupati Beny mengevaluasi dan memberikan ketegasan atas kerja Pokja tersebut.

“Bupati bisa segera mengevaluasi dan memberikan ketegasan terhadap kerja-kerja pokja tersebut, karena sejauh ini kerja pokja hanya sekedar selfi-selfi lalu dipublikasikan ke Medsos, itu tidak rasional dan bukan merupakan fungsi pokja,” harapnya. (Fik)

Komentar