oleh

Tidak Memenuhi Unsur, Dua Kasus Pidana Pemilu Dihentikan

-POLITIK-33 views
Komisioner Bawaslu Taliabu Mohtar Tidore (Foto/Yanto/lintasmalut.co.id)

BOBONG – Badan Pengawas Pemilihan Umum, (Bawaslu)  Kabupaten Pulau Taliabu, menghentikan dua kasus dugaan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, karena tidak memenuhi persyaratan materiil.

“Ada dua kasus pidana pemilu,  yakni di TPS 01 Kilo dan TPS 2 Desa Nunung. Dihentikan karena tidak memenuhi syarat materiil,” ujar, Mohtar Tidore, Kordiv Hukum, Bawaslu Kabupaten Pulau, Selasa (14/5/2019)

Dikatakanya, dua kasus dugaan pelanggaran pemilu tersebut terjadi tepat pada hari pencoblosan kemarin. Namun, setelah melalui pengkajian Gakumdu Pulau Taliabu dianggap tidak memenuhi syarat materiil.

Lanjutnya, untuk TPS 01 Kilo, Kecamatan Taliabu Selatan, sesuai laporan, katanya terduga pelaku mencoblos menggunakan hak orang lain, sementara yang memiliki hak coblos ada di tempat, namun memiliki gangguan psikis. Dari hasil laporan tersebut, pihaknya melakukan penelusuran ke lokasi untuk dimintai keterangan terduga pelaku, dan terduga pelaku mengatakan bahwa yang bersangkutan dipanggil untuk melakukan pencoblosan, disamping itu, pelapor tidak melampirkan dukungan bukti-bukti yang lainya, misalnya KTP Pelapor dan bukti lainya.

Sementara untuk TPS 02 Desa Nunung,  kata Mohtar, terduga pelaku mencoblos lebih dua kali, namun dari hasil penulusuran pihak Gakumdu, tidak menemukan unsur kesengajaan.

“Awalnya kita langsung turun ke lokasi untuk melakukan klarfikasi disitu, dari ketenangan terduga pelaku bahwa ia melakukan itu setelah bertanya ke KPPS dengan pertimbangan kesepakatan saksi-saksi, dan akhirnya dia mencoblos. Dan pada saat konfirmasi ke ketua KPPS, ia juga memiliki keterangan yang hampir sama.

Namun dari hasil klarifikasi pertama kita diskusikan di internal Gakumdu, pihak kejaksaan meminta kita mengambil keterangan yang kedua kalinya dari saksi-saksi partai, namun keterangannya juga sama. Nah setelah itu, dari pembahasan sentra Gakumdu di internal kejaksaan, unsur sengaja di dalam kasus ini tidak nampak,” jelas Mohtar.

Meskipun demikian, pihaknya sebagai Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, akan merekomendasikan ke KPU Kabupaten Pulau Taliabu untuk memberikan sangksi tegas ke penyelenggara tingkat bawah ini, karena dianggap lalai dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan.

“Kita akan rekomendasikan ke KPU untuk berhentikan penyelenggara ini,”tutur Mohtar. (As)

Komentar