oleh

Tidak Merata, Warga Keluhkan Pembagian Sembako di Morotai

DARUBA – Dalam rangka mengantisipasi penularan Virus Corona (COVID-19) di Pulau Morotai, Pemda setempat akhirnya melakukan kebijakan locksteril dan membagikan sembako gratis bagi warga Morotai.

Namum, ada sejumlah warga di Kecamatan Morotai Selatan mengeluhkan distribusi bantuan yang dilakukan instansi desa binaan dan Pemerintah Desa di masing-masing Desa itu dinilai tidak merata.

Arshandy Kanaha, salah satu warga Desa Wawama mengatakan, sembako yang diberikan oleh Pemda Morotai melalui perangkat desa dan instansi desa binaan tidak sesuai yang diharapkan.

“Kita disuruh jangan dulu beraktifitas diluar, berdiam diri di dalam rumah kemudian diberikan sembako berupa 5 kg beras ditambah 2 batang sabun Daia, masa warga hanya di berikan beras 5 kg dan sabun 2 batang kemudian disuruh bertahan dalam rumah selama 14 hari. Mana cukup, Kemudian bantuan inipun dibagikan per rumah bukan per KK. Nah, kalau perrumah dan kemudian dalam satu rumah lebih dari satu KK apakah cukup beras 5 kg untuk 14 hari,” katanya saat ditemui di rumahnya, Rabu (1/4/2020).

Arshandy juga menyebut, apa yang disampaikan oleh Bupati Beny Laos dalam sebuah video yang di unggah oleh Akun Fb Nsb tidak sesuai saat pembagian sembako.

“Pembagian sembako yang dilakukan pemda ke pemdes wawama tidak sesuai yang disampaikan oleh Bupati Morotai. Susu buat lansia tidak dibagikan, kata Pemdes bahwa susunya telah habis sehingga lansia yang ada di desa wawama tidak mendapatkan pembagian susu tersebut. Kata Bupati bahwa semua lansia akan mendapatkan susu untuk menjaga ketahanan tubuh para lansia, tetapi yang terjadi di lapangan hasilnya tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Bupati, sehingga para lansia juga merasa kecewa dan menganggap telah dibohongi,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Abudin. warga Desa Yayasan, Ia membenarkan tidak ada pemberian bantuan berupa susu untuk lansia

“Kita di dalam rumah ada tiga kepala rumah tangga dan juga lansia, tetapi bantuan berupa susu itu tidak ada, yang ada hanya beras dan sabun di tambah telur,” ujarnya.

Terpisah, sekertaris Desa Yayasan Rasdi Do Mas’ud mengatakan, pembagian sembako di Desa Yayasan sudah selesai didistribusikan.

“Untuk desa yayasan itu jumlah rumahnya ada 183 rumah dan untuk pembagian sembako sendiri kami dari pemerintah desa bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) selaku OPD desa binaan telah membagikannya ke semua rumah warga,” katanya.

Ditanya soal tambahan sembako berupa telur dan susu bagi rumah warga yang di dalamnya ada lansia. Ia mengaku untuk pembagian susu bagi lansia itu belum ada.

“Untuk susu bagi lansia itu belum ada karena masih sementara dalam proses dan pasti akan dibagikan di tahap selanjutnya,” pungkasnya. (Fik)

Komentar