oleh

Tim SAR Evakuasi 6 Nelayan di Perairan Pulau Makian

HALSEL, – Tim SAR Basarnas Ternate dan Polairud Polda Malut berhasil evakuasi kapal nelayan dengan POB 6 orang mengalami mati mesin di perairan antara pulau Makian dan Kayoa dalam keadaan selamat.

Awalnya korban berjumlah 8 orang, namun setelah di data ulang jumlah korban berjumlah 6 orang. Keenam korban itu diantaranya, Musda Hi Mudar (27) Nahkoda, Yainn Hi. Husein (46), Rukli (40), Najib (62), Irwan Dompi (42) dan A. Hamanan (60).

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, kapal Kn SAR Pandudewanata yang tiba di LKP langsung melakukan operasi pencarian.

Ia menyebut, pada Sabtu (20/21) dini hari sekira pukul 01.02 WIT, KN Sar 237 Pandudewanata berhasil menemukan kapal korban kurang lebih 9 Nm arah tenggara dari LKP.

“Saat di temukan kapal ikan DKP DD sedang terombang ambing di atas laut dan tanpa penerangan (lampu), serta mesin kapal mati total. Selanjutnya, Kn Sar 237 Pandudewanata membantu proses perbaikan mesin kapal korban,” katanya.

Mesin kapal korban sudah dapat kembali hidup pada pukul 02. WIT, namun masih belum normal. Selanjutnya kapal korban bergerak menuju ke Ternate dengan kecepatan 5-6 Knots didampingi Kn Sar 237 Pandudewanata. Cuaca yang kurang bersahabat membuat proses evakuasi sempat terhambat.

“Pada pukul 09.25 WIT, Kn Sar 237 Pandudewanata tiba di pelabuhan perikanan Ternate bersama kapal korban dan dipastikan kapal DKP DD sudah sandar di pelabuhan perikanan dan keenam orang ABK dalam keadaan sehat dan Selamat, selanjutnya diserahkan ke keluarga korban,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim SAR gabungan melaksanakan Debrifieng dengan hasil enam orang korban ditemukan dan di evakuasi dalam keadaan selamat.

“Dengan telah ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR pun selesai dan seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya. (Red)

Komentar