oleh

Tim SAR Evakuasi Penumpang PM. Lintas Tuanane di Perairan Tidore

TERNATE, – Tim SAR gabungan Basarnas Ternate berhasil evakuasi PM. Lintas Tuanane dengan 20 orang POB yang mengalami kebocoran diperairan Tidore dengan keadaan selamat.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Dar (penumpang) bahwa kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran dan kemasukan air.

Ia menjelaskan, pada Kamis (18/21) sekira pukul 08.50 WIT telah terjadi kecelakaan kapal PM. Lintas Tuanane rute Ternate – Moti.

“Pukul 09.40 WIT, Basarnas Ternate memberangkatkan satu tim Rescue bergerak menuju ke LKP dengan menggunakan Kapal Kn. SAR Pandudewanata untuk melakukan proses evakuasi,” jelasnya.

Pukul 10.15 WIT, Kapal KN SAR Pandudewanata menemukan PM. Lintas Tuanane di koordinat 0,8 Nm arah selatan dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP), dan seluruh ABK serta penumpang dalam keadaan selamat.

“Pada saat yang bersamaan juga ada kapal KNP 375 Tidore dan KNP 358 KSOP Ternate, dikarenakan gelombang mencapai 2 M maka berkoordinasi dengan KNP 375 Tidore untuk melaksanakan penarikan KM. Lintas Tuanane menuju ke pelabuhan di Kelurahan Gurabati, Kota Tidore (selat antara pulau Tidore dan Mare) dan dikawal oleh Kapal KN SAR Pandudewanata dan KNP 358 Ternate,” ungkapnya.

Arafah menyebut, pihaknya juga menerima informasi dari OSC bahwa ada perubahan rencana evakuasi penumpang dan ABK Lintas Tuanane. Namun para ABK tidak mau meninggalkan kapal dan meminta untuk ditowing kembali ke Pulau Moti jarak 9,1 Nm dari LKP.

“Dari hasil koordinasi dengan KNP 375 KSOP Tidore, bahwa kapal KNP 375 KSOP Tidore menyanggupi untuk menarik sampai ke pulau Moti, dan di dampingi Kn SAR 237 Pandudewanata diikuti KNP 358 KSOP, untuk memastikan seluruh korban dalam keadaan aman sampai di tujuan,” ujarnya.

Selanjutnya, SMC mengarahkan ke OSC untuk berkoordinasi dengan KNP 375 KSOP Tidore untuk melaksanakan penarikan ke pelabuhan Goto Tidore yang lebih dekat, dengan hasil koordinasi disetujui.

“Dikarenakan cuaca yang berombak di pelabuhan Goto Tidore, maka evakuasi ke pelabuhan perikanan Ternate, selanjutnya koordinasi OSC dengan Capten Kapal KNP Tidore dan Capten Kapal Ternate dan Korban, bahwa korban bersedia untuk dievakuasi menuju pelabuhan Bastiong Ternate,” katanya.

Arafah menjelaskan, setelah dilaksanakan pengecekan jumlah penumpang dan ABK kapal yang di laporan awal berjumlah 20 orang tenyata hanya berjumlah 13 orang. 3 orang ABK dan 10 penumpang kemudian kapal tidak mengalami kebocoran tetapi kemasukan air melalui buritan dikarenakan gelombang yang mencapai 2 meter.

“Dengan telah di evakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat. Maka operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” pungkasnya.

Untuk diketahui, unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan diantaranya, Basarnas Ternate 12 orang, Polair Polda Malut 1 orang, Lanal Ternate 1 orang, KSOP Ternate 1 orang dan Medis 1 orang serta Alut dan Palsar, KN SAR Pandudewanata, KNP 358 KSOP Ternate dan KNP 375 KSOP Tidore. (Red)

Komentar