oleh

Tindakan Bawaslu Dinilai Politis dan Keliru

 

TERNATE, Lintasmalut.net – Langkah Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara, (Malut) dinilai keliru, atas tindakan yang dilakukan terhadap Kadisperkim Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly dengan tuduhan terlibat politik praktis sehingga dilaporkan ke KASN, karena tindakan tersebut sangat politis.

Unggahan foto Sandiaga Salahudin Uno yang berekspresi melopat di Pantai Fala Jawa kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate, yang diunggah H. Rizal Marsaoly yang juga sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Disperkim) Kota Ternate itu tidak mengadung unsur politik, melainkan sebagai promosi Iconn Wisata Ternate.

Kebijakan Bawaslu Kini muncul Kontroversi dikalangan masyarakat, berbagai ocehan dan kometar yang sangat kritis terhadap langka Bawaslu yag dianggap politis dan tidak mendukung program Pemerintah.

Mantan Ketua Komisariat GMNI Ternate Maskur J. Latif, kepada Lintas Malut, Minggu, (9/12/2018) mengatakan, ketika mencermati langka Bawaslu membijaki postingan di akun Facebook atas nama H. Rizal Marsaoly atas posting foto sala satu Cawapres Sandiaga Salahudin Uno kemudian Bawaslu menindak saudara H. Rizal Marsaoly berstatus ASN dan juga menjabat sebagai Kepala SKPD di Kota Ternate itu keliru,” ujar Maskur.

“Saya kira Bawaslu mengambil langka yang terlalu jauh tanpa memperhatikan substansi dari persoalan tersebut, karena didalam postingan itu tidak ada satu pun, Kepsen akun facebook H. Rizal Marsaoly yang mengajak masyarakat, untuk mendukung pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno. Karena itu Bawaslu harus jeli melihat persoalan atau menkaji secara detail persoalan ini,” jelas Maskur.

Menurut Maskur, “H. Rizal Marsaoly benar berstatus sebagai ASN yang berkapasitas sebagai kepala SKPD juga ikut mempromosikan Icon wisata Kota Ternate, meski sandiaga Uno seorang Cawapres tentunya juga sang Tokoh Nasional.

“Amat dalam persoalan ini tidak ada unsur delik dimana H. Rizal Marsaoly ditindak apa lagi direkomendasikan ke KASN, ini langka yang sangat politis. Ini persoalan suka dan tidak suka, ini sangat keliru coba kita amati postingan H. Rizal Marsaoly itu tidak ada unsur delik,” katanya. (mtg)

Komentar